Akhirnya 2 Orang Perangkat Desa Pinggirsari Segera Dilantik, Setelah Menunggu 6 Tahun



Setelah enam tahun terkatung-katung, dua perangkat desa hasil seleksi ujian di desa Pinggirsari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung segera dilantik. Hal itu, sebelumnya disampaikan oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo yang mengatakan bahwa Kepala Desa (Kades) Pinggirsari Kecamatan Ngantru, Agus Sya’i, agar segera melantik dua perangkat desa setempat.

Eko Asistono kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) membenarkan rencana pelantikan dua perangkat desa yakni, Anas Abu Sa’id sebagai Kasun Pinggirsari dan Lilis Farida sebagai Kaur Umum akan segera dilaksanakan.

“Kalau tetap tidak melantik, sesuai perda dan perbup ada sanksi bagi kades. Dari peringatan tertulis sampai pemberhentian tetap. Apalagi sudah lama tidak dilakukan pelantikan,” ujar Eko, Kamis (29/10/2020).

Pelantikan perangkat desa, menurut Eko merupakan kewenangan yang melekat pada kades. “Rencananya akan segera dilantik, tapi kapan waktunya kita akan segera koordinasikan dengan camat (Ngantru),” tuturnya.



Sementara itu, Camat Ngantru Dwi Hari Subagyo belum mau memberikan komentar terkait rencana pelantikan perangkat di desa Pinggirsari.

Dari informasi yang dihimpun, pelantikan sendiri rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13 November mendatang.

Sebelumnya, pada Januari 2020 lalu komisi A DPRD Kabupaten Tulungagung menggelar Hearing. Saat acara Hearing, Kades Agus Sya’i mengungkapkan alasan tidak melantik dua perangkat desa yang sudah lulus ujian pada tahun 2014 silam, yakni Anas Abu Sa’id sebagai Kasun Pinggirsari dan Lilis Farida sebagai Kaur Umum, karena panitia pemilihan perangkat belum menyerahkan laporan berita acara dan pertanggungjawaban.

Selain itu, lanjut dia, ada permasalahan landasan perda dalam pelaksanaan pemilihan perangkat desa yang disoal oleh panitia pemilihan perangkat desa.

Komisi A DPRD Tulungagung, dalam menyikapi permasalahan ini menyarankan agar Kades Agus Sya’i segera melantik dua perangkat desanya. Terlebih mereka telah memenangkan kasus tersebut di PTUN.

sumber berita



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *