Datangi Dewan, PPDI Nganjuk Ajukan Penyesuaian Masa Jabatan

Berkaitan dengan pemberhentian perangkat desa yang telah berusia 60 tahun, para wakil Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Nganjuk mengajukan permohonan hearing kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nganjuk, Selasa (4/8). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD setempat, dipimpin secara langsung oleh perwakilan Komisi I.

Dalam forum tersebut perwakilan PPDI menyampaikan jika pemberhentian perangkat desa di usia 60 tahun supaya segera diubah. Mereka meminta adanya penambahan usia pensiun menjadi 64 tahun sebagaimana Perda yang diberlakukan di daerah lainnya.

“Jangan ada pemberhentian perangkat desa dengan membawa alasan sudah berumur 60 tahun, karena kepentingan yang lainnya,” ujar perwakilan PPDI saat diberi kesempatan menyampaikan aspirasi.

Selain permohonan usia pensiun, mereka juga berharap supaya DPRD dapat menyampaikan kepada Bupati Novi, perihal pengisian perangkat desa yang kosong sekiranya ditunda terlebih dahulu sampai ada perubahan Perda Kabupaten Nganjuk tentang desa.

Budiono, Perangkat Desa Getas mengatakan, untuk perangkat yang belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga diberi kesempatan menjalankan tugasnya sebagai perangkat sampai masa tugasnya selesai sesui usia yang nantinya akan ditentukan.

Mashudi, Komisi I DPRD Kabupaten Nganjuk menjelaskan, permohonan dari PPDI akan segera diproses, akan tetapi harus melewati proses-proses serta menimbang apakah aspirasi yang mereka sampaikan masuk akal atau tidak. “kami juga akan menimbang Perda yang masih berlaku,” ujar Mashudi.

Setelah hearing ini tidak langsung ada keputusan, DPRD akan mengkaji ulang dari hasil hearing hari tersebut. Apakah ada atau tidak daerah yang menerapkan Perda perangkat desa pensiun pada usia 64.

Selain aspirasi soal usia, PPDI juga menyampaikan aspirasi belum adanya regulasi yang jelas perihal purna tugas atau pensiunan bagi perangkat desa yang telah menyelesaikan jabatannya. Mereka menyampaikan jika selama ini hanya memperoleh berupa bengkok saja.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *