Dengan Siskeudes Bendahara Tidak Bisa Sembarangan Keluarkan Kwitansi

Transaksi penggunaan bantuan keuangan di desa bakal lebih akuntabel dan transparan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah mengenalkan sistem keuangan desa (Siskeudes) versi 2.0, dimana semua bukti transaksi memakai format baku.

“Sistemnya (Siskeudes 2.0) bisa membuat kuitansi transaksi. Pengguna anggaran enggak bisa memakai asal buku kuitansi. Ini justru memudahkan pengelola bantuan keuangan desa,” kata Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah, Salamat Simanullang  usai workshop sistem tata kelola keuangan desa dengan aplikai Siskeudes 2.0 di pendopo rumah dinas bupati.

Siskeudes versi sebelumnya telah dikenalkan sejak 2015. Sistem akuntansi itu membantu pencatatan semua transaksi dan menghindari pengguna anggaran salah dalam membukukannya. Ia tak menampik kesalahan dalam mengelola sistem dapat berimplikasi jeratan hukum bagi pengguna bantuan keuangan pemerintah. Di versi terkini, ia memastikannya mudah dipakai dan cepat dipelajari.

“74 ribu desa di Indonesia sudah menggunakan aplikasi ini. Sangat sederhanya. Berlatih 2-3 hari langsung bisa,” katanya.

Selain mengenalkan Siskeudes 2.0, BPKP juga mengenalkan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi (SIA) BUMDes.

“Di Karanganyar terdapat 100 lebih BUMDes, dari total 162 desa,” katanya.

Dalam sosialisasi itu, ia membuka ruang konsultasi bagi kepala desa dan perangkatnya yang hadir di kesempatan tersebut. Kabupaten Karanganyar merupakan daerah ke-10 dari total 18 kabupaten/kota yang dikunjungi dalam rangka workshop di tahun 2019.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan Dana Desa pada tahun ini memasuki pencairan tahap ketiga. Ia juga mengatakan, jatah DD tahun 2020 direncanakan Rp 167 miliar.

“Ada kenaikan dari tahun ini Rp 160 miliar. Prioritas penggunaan seperti peprusdes, BUMDes, sarana prasarana dan embung desa,” katanya.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *