DPMD Tegaskan Perangkat Desa Bolmong Wajib Lulusan SMA

BOLMONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pemerintah Kabupaten Bolmong menegaskan kepada para camat, agar jumlah maksimal perangkat yang diusulkan di masing-masing desa berjumlah tiga atau empat orang. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Bolmong Isnaidin Mamonto. 

“Kemudian direkomendasikan pengangkatannya, dan diterbitkan SK pengangkatan perangkat desa oleh sangadi,” tambahnya.

Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan aturan dan berharap para camat menerapkan kebijakan tersebut dengan efektif.

“DPMD Bolmong hanya siapkan aturannya, namun eksekusi ada pada camat. Kalau camat tidak sesuai aturan saat mengeluarkan rekomendaSi pengangkatan, maka camat yang melawan aturan bukan sangadi,” kata Mamonto.

Isnaidin berharap agar kaderisasi menjadi perhatian dalam memilih perangkat di masing-masing desa.

“Jika sudah berumur 60 tahun, maka dipensiunkan dan dipilih lagi perangkat desa yang baru,” harapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bolmong Dekker Rompas mengingatkan, agar mengacu pada Undang-undang 6/2014 tentang desa.

“Dalam Pasal 50 ayat 1 disebutkan, Perangkat Desa harus berpendidikan paling rendah tamatan Sekolah Menengah Umum (SMU) atau sederajat. Mulai dari Ketua RT/RW atau Kepala Dusun,” ucap Dekker.

Perangkat Desa yang baru, lanjut Dekker, wajib mengacu pada Undang-undang tersebut. “Jadi Perangkat Desa yang akan diangkat, wajib lulusan SMA. Tapi bila masih menggunakan perangkat yang lama, diharuskan untuk mengikuti paket atau ujian persamaan sebelum diangkat,” pungkas Dekker.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *