Luncurkan Program “Koenteng” PPDI Harapkan Jiwa Korsa Perangkat Desa

KENDAL – Para perangkat desa mendapat kabar baik. Di awal tahun 2020 ini, perangkat desa di Kabupaten Kendal, bakal menerima gaji ke – 13.

Hal ini disampaikan Sekda Kabupaten Kendal Moh. Toha.MT sebagai utusan Bupati Kendal saat membuka acara pengukuhan pengurus PPDI kecamatan dan koordinator desa se- Kabupaten Kendal, di Rumah Makan H Ismun, Gemuh, Kendal, Rabu (08/01).

Pengukuhan pengurus PPDI Kecamatan dan kordes dikukuhkan langsung oleh Ketua PPDI Pusat, Mujito.SH dan dihadiri seluruh perangkat desa dari 19 kecamatan yang ada di Kendal yang terdiri dari 266 desa.

Dalam sambutannya, Muh Toha mengatakan, terkait gaji ke 13 pihaknya sudah mengajukan anggaran tambahan di dalam APBD Kendal
“Tidak hanya 10 persen yang diberikan kepada desa tapi 10 persen plus,” ungkapnya.

Lebih jauh Muh Toha menambahkan, nantinya Pemda Kendal akan memberikan dana untuk desa sebesar Rp 14 milyar sebagai tambahan operasional desa.

Sedang menurut Ketua PPD Pusat, Mujito,SH dalam kegiatan pengukuhan Pengurus Kecamatan PPDI dan Kordes diluncurkan program strategis Nasional, merupakan donasi untuk kegiatan yang sifatnya insidentil, yaitu “Koenteng” merupakan kepanjangan Rukoen Enteng, bersatu menjadi ringan, pengumpulan dana ini bisa digalang untuk bencana, program sosial dan untuk membantu apabila ada pengurus yang menurut pertimbangan penting sebagai tugas organisasi, sebagaimana Ketua PPDI Kendal mendaftar bursa wakil Bupati Kendal, ini nanti akan kita sengkuyung secara nasional dalam hal pendanaan melalui Koenteng.

Koenteng sendiri artinya sebuah persaudaraan yang direncanakan PPDI sebagai sarana untuk saling bahu membahu dalam kegiatan sosial.
“Progam ini akan kami jalankan dengan menggunakan dana patungan dari para perangkat desa,” terangnya.

Sementara itu menurut Ketua PPDI Kabupaten Kendal, Chumaidi, terkait gaji ke 13 sebenarnya bentuk peningkatan dari pengahasilan tetap (SILTAP) Perangkat Desa minimal setara PNS Gol II a.Ini kita dorong jangan hanya minimal tetapi mengalami kenaikan seiring perubahan tahun.

“”Untuk realisasinya kita menunggu kabar dari Pemda Kendal. Tadi pak sekda sudah menyampaikan, ya sabar saja, yang penting anggarannya sudah jelas,” ujarnya.

Terkait mekanisme, menurut Chumaedi, untuk tingkat desa, Siltap dimasukkan ke APBDes pada Tahun berajalan. “Setelah itu bisa dicairkan melalui bendahara desa untuk diserahkan ke perangkat desa,” pungkasnya.

1 komentar untuk “Luncurkan Program “Koenteng” PPDI Harapkan Jiwa Korsa Perangkat Desa”

  1. Mudah-mudahan segera direalisasikan gaji ke -13 dan saya harap jangan hanya di kendal saja,namun agar lebih baik lagi perangkat desa di seluruh INDONESIA bisa merasakan juga dan ketidakjelasan kepegawaian perangkat desa agar segera di selesaikan 🙏🙏🙏

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *