Muskerda PPDI Jawa Tengah, Sepakati Program-Program PPDI Pusat Harus Segera Dieksekusi




Temanggung : Sekitar 100-an orang perangkat desa perwakilan dari Pengurus PPDI Kabupaten se-propinsi Jawa Tengah menghadiri Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), yang diselenggarakan di resto Omah Kebon, Temanggung, Minggu (25/10/2020).

Acara yang dibuka langsung oleh H. Muhammad Al Khadziq, Bupati Temanggung ini juga dihadiri oleh Safrudin Ali Ahmed Pembina PPDI Pusat, Sarjoko, S.H, Sekretaris Jenderal PPDI Pusat, Ketua DPRD Temanggung Yunianto, S.P, Gotri Wijiyanto  Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Penampilan Tim Paduan Suara PPDI Kab Temanggung

Kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya mengawali acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB, yang dilanjutkan dengan menyanyikan Mars PPDI serta penampilan dari Tim Paduan Suara PPDI Kabupaten Temanggung dalam menyanyikan beberapa medley lagu daerah.

Dalam sambutan pembukaan, H. Drs Cuk Suyadi, Ketua PPDI Propinsi Jawa Tengah mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Temanggung yang telah bersedia hadir dan membuka Musda kali ini.



“ PPDI ini seperti belum memiliki identitas manakala setiap anggota belum mendapatkan Kartu Tanda Anggota, “ sambut  Cuk Suyadi. “ Untuk itu menindaklanjuti hasil dari Rapimnas PPDI di Pekalongan beberapa waktu yang lalu, keputusan terkait pendataan ulang dan penerbitan KTA PPDI ini harus segera diimplementasikan oleh anggota PPDI Jawa Tengah.”

Sementara itu Safrudin Ali Ahmed selaku Dewan Pembina PPDI Pusat, menyampaikan perlunya PPDI menjadi satu organisasi yang mandiri, untuk itu dibutuhkan peranserta aktip dari ratusan ribu anggota PPDI di seluruh Indonesia.

“ Profesionalitas perangkat desa harusnya segera untuk ditingkatkan, jangan sampai masyarakat taunya perangkat desa bisanya hanya membuat surat-menyurat,” ujar tokoh  yang berasal dari Kota Pekalongan ini.



Sambutan berikutnya dari Ketua DPRD Temanggung, Yunianto S.P, yang lebih menekankan pentingnya apa yang menjadi himbauan dari Ketua PPDI Propinsi Jawa Tengah.

“ Konsep perjuangan dari perjuangan PPDI ini saya pikir sangatlah bagus, mulai dari UU khusus perangkat desa, NIPD, sampai dengan KTA, perlu kita dukung agar segera terlaksana, “ sambut politikus dari PDIP tersebut.

Sementara itu seusai sambutannya, Bupati Temanggung menyatakan pembukaan acara Muskerda PPDI Propinsi Jawa Tengah secara resmi yang disambut dengan tepuktangan yang meriah dari perwakilan perangkat desa dari seluruh Kabupaten di Jawa Tengah.

Agenda Pembahasan dalam Muskerda

Dalam agenda Muskerda yang dimulai setelah istirahat siang, pembahasan utama menekankan kepada pengurus PPDI Kabupaten yang hadir untuk dapat segera melaksanakan poin-poin hasil Rapimnas PPDI Pekalongan. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pandangan-pandangan utusan kabupaten yang kemudian menjadi rangkuman acara di Muskerda kali ini.

Agenda musyawarah tingkat Propinsi Jawa Tengah ini sendiri berakhir pada pukul 15.30 Wib dengan  kesepakatan bahwa PPDI Jawa Tengah sepakat untuk segera menindaklanjuti hasil dari Rapimnas PPDI pada bulan September 2020 di Pekalongan.



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *