Pastikan Siltap Naik Tahun Depan, Wahyu Widadi Minta Peningkatan Kinerja Perangkat Desa Serang

SERANG – Gaji perangkat desa dipastikan bakal naik mulai awal 2020. Besaran gajinya akan sesuai dengan aparatur sipil negara (ASN) golongan IIa.

Sekadar diketahui, kenaikan gaji perangkat desa seiring dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Desa. Peraturan itu merupakan hasil perubahan dari PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Baca juga : Menkeu Pastikan Siltap Perangkat Desa Seluruh Indonesia Naik

Dalam aturan itu, besaran penghasilan tetap kepala desa paling sedikit Rp2.426.640 atau setara 120 persen dari gaji pokok ASN golongan IIa. Kemudian, gaji sekretaris desa paling sedikit Rp2.224.420 atau setara 110 persen dari gaji pokok ASN golongan IIa. Lalu, gaji perangkat desa paling sedikit Rp2.022.200 setara 100 persen dari gaji pokok ASN golongan IIa.

Ketua Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI) Kabupaten Serang Wahyu Widadi mengatakan, gaji perangkat desa akan dinaikkan setara dengan ASN golongan IIa. “Kenaikan gaji mulai 2020, mulai Januari,” katanya.

Wahyu mengatakan, kenaikan gaji tersebut sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Desa. Kemudian, Pemkab Serang menindaklanjutinya melalui peraturan bupati (perbup). “Sekarang sedang disusun oleh DPMD perbup-nya,” ucapnya.

Baca juga : Fasilitas Bank Bapas 96 Untuk Perangkat Desa Magelang

Sekretaris Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Hendra Saputra menambahkan, saat ini gaji perangkat desa di Kabupaten Serang Rp1,6 juta, sekretaris desa Rp2,2 juta, dan kepala desa Rp3,2 juta. Sesuai dengan aturan, gaji kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa akan dinaikkan. “Harusnya tahun ini naik, tapi di Kabupaten Serang baru bisa tahun depan, kalau mengacu pada aturan itu gaji perangkat desa bisa di atas Rp2 juta,” katanya.

Hendra berharap, dengan naiknya gaji perangkat desa diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya untuk membangun desa. “Jangan sampai gaji kita naik tapi tidak ada peningkatan kinerja. Kenaikan gaji ini harus dijadikan motivasi,” ujarnya.

sumber berita

Berita terkait :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *