Perangkat Desa Belum Terima Bantuan Subsidi Gaji ? Begini Himbauan Sekjen PPDI



Jakarta (05/09/2020) : Program bantuan subsidi gaji untuk pegawai dengan gaji dibawah Rp 5 Juta yang telah diluncurkan Pesiden Jokowi pada akhir Agustus kemaren, disambut antusias oleh pekerja/pegawai yang masuk kriteria penerima bantuan tersebut.

Tidak jauh berbeda dengan yang terjadi pada perangkat desa, meski diawal-awal banyak perdebatan terkait layak tidaknya perangkat desa menerima bantuan subsidi gaji ini namun pada akhirnya rekening perangkat desa mulai menerima dana bantuan tersebut.




Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, mulai Jum’at (04/09/2020) malam, tercatat ada beberapa desa yang menerima mendapatkan sms pencairan bantuan  tersebut. Pemalang, Brebes, Tasikmalaya, Wonogiri, merupakan rombongan pertama penerima bantuan subsidi gaji dari pemerintah untuk perangkat desa.

“ Dari awal diluncurkan program bantuan subsidi gaji ini, Pengpus PPDI sudah berkoordinasi dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan, tentang layak tidak perangkat desa masuk kategori penerima bantuan,” ujar Sarjoko, S.H, Sekretaris Jendral PPDI, ketika dihubungi redaksi.

Sms yang diterima Perangkat Desa

“ Ketum pun sudah menjelaskan apa yang menjadi perbincangan dengan Dirut BPJS Ketenagakerjaa,” lanjutnya. “ Dan sebagaimana disampaikan Pak Dirut, bahwa selama memenuhi persyaratan Perangkat Desa layak dan berhak menerima bantuan ini.”

Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (permenaker) No 14 tahun 2020 disebutkan bahwa kriteria calon penerima bantuan subsidi gaji adalah :

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan NIK
  • Pekerja/buruh dengan gaji dibawah Rp. 5 juta.
  • Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan secara aktif sebelum Juni 2020
  • Memiliki rekening bank yang aktip.



Pencairan bantuan ini sudah tersalurkan dua kali dengan perincian untuk batch pertama sebanyak 2,5 juta no rekening pekerja (disalurkan pada 27 Agustus 2020), dan 3 juta nomer rekening pekerja yang disalurkan pada tanggal 4 September 2020 untuk batch kedua.

“ Pada pencairan batch kedua inilah, banyak perangkat desa yang sudah mulai menerima transfer dana,” kata Sarjoko, “ Ini membuktikan bahwa pernyataan dari Dirut BPJS Ketenagakerjaan benar adanya.”

Sekjen PPDI yang juga seorang Sekretaris Desa di salah satu desa di Magelang ini tidak lupa menghimbau kepada Perangkat Desa yang telah menerima bantuan ini, agar dapat menggunakan bantuan tersebut seefektif mungkin. Mengingat tujuan Pemerintah dalam memberikan bantuan, tentu untuk mendukung ekonomi dari perangkat desa itu sendiri dalam menghadapi masa pandemi.

“ Pengpus PPDI berharap rekan-rekan yang belum mendapatkan bantuan ini untuk bersabar, karena masih ada jutaan rekening calon penerima yang masih dalam proses validasi, kuncinya sabar dan sabar, selama persyaratan terpenuhi, dapat dipastikan akan menerima bantuan ini,” pungkas Sarjoko.

25 komentar untuk “Perangkat Desa Belum Terima Bantuan Subsidi Gaji ? Begini Himbauan Sekjen PPDI”

  1. Mohon maaf bagaimana dengan tenaga IT Desa yg tidak mendapatkan atau tidak didaftarkan sebagai penerima BPJS ketenagakerjaan. Apa tenaga IT Desa tidak layak mendapatkan bantuan? Terimaksih

    1. sesuai dengan permenaker no 14 tahun 2020, yang berhak hanya yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, kalo tenaga IT desa terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan memenuhi syarat lainnya pasti dapat juga

  2. kami dari perangkat desa Kab Klaten belum menerima..tapi dari pihak BPJS TK Klaten sudah mengkoordinir untuk mencantumkan nomor rekening…mudah mudahan segera bisa dicairkan…thanks…

  3. Kami dari desa perk ajamu kabupaten labuhan batu ada sebnyak 4 orang parades belum mwneima bsu BPJS sampai saat ini..mohon petunjuk dan arahan nya..pak ketum dan pak sekjen ppdi pusat..terimakasih

    1. ada bbrpa penyebab belum cairnya bantuan ini, bisa jadi karena ketidak sesuaian antara NIK Dengan data di bank, rekening yang tidak aktip. sampai sekarang masih ada 150 ribu no valid yang menunggu ditransfer. semoga ikut di gelombang tsb

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *