Perangkat Desa Gunakan No Rekening Bank Swasta/Daerah? Begini Alur Pencairan BSU Tahap Ke-3



Kementerian Ketenagakerjaan sudah mendapatkan kiriman nomor rekening calon penerima bantuan subsidi upah (BSU), sebelumnya disebut bantuan langsung tunai (BLT), untuk pekerja dan buruh formal yang menjadi peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Banyak pertanyaan yang muncul dari khalayak yang merasa dirinya memenuhi kriteria penerimah BLT pekerja atau buruh formal tentang kenapa kiriman bantuan belum juga sampai ke rekening mereka.




Berikut ini alur perjalanan sejak dari pendataan dari perusahaan tempat calon penerima BLT pekerja atau buruh formal bekerja sampai ke bantuan Rp1,2 juta sampai ke rekening penerima.

Pertama: Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja mereka yang terdaftar sebagai peserta aktif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sekarang disebut BPJamsostek, dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) perusahaah kemudian mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.




Kedua: Bagian HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja atau buruh foral yang bergaji di bawah Rp5 juta kepada BPJamsostek.

Ketiga: Manajemen BPJS Ketenagakerjaan kemudian melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dan buruh formal tersebut. Validasi dilakukan dalam tiga tahap.



Keempat : Setelah tiga tahapan validasi sudah diselesaikan BPJamsostek, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja dan buruh formal tersebut diserahkan manajemen BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Kelima : Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja dan buruh formal tersebut, Kemnaker memiliki kesempatan sampai empat hari untuk melalukan check list.




Keenam : Selesai melakukan check list, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja atau buruh formal itu diserahkap ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Ketujuh : Kemudian, KPPN menyalurkan bantuan subsidi gaji atau upah (BSU) atau BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).



Kedelapan : Bank Hambara lantas menyalurkan BSU atau BLT ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank HIMBARA, maupun rekening bank swasta lainnya.

Jadi, untuk perangkat desa yang memenuhi syarat dan telah setor data ke BPJS Ketanagakerjaan, harap bersabar menunggu antrian. Terutama yang menggunakan rekening bank daerah atau bank swasta.

sumber berita




5 komentar untuk “Perangkat Desa Gunakan No Rekening Bank Swasta/Daerah? Begini Alur Pencairan BSU Tahap Ke-3”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *