Perangkat Desa Hulu Sungai Selatan Mendapatkan Wawasan Etika Birokrasi

KANDANGAN- Sebanyak 88 orang terdiri 70 perangkat desa, 14 Kepala Desa serta empat lurah se-Kecamatan Kandangan, mengikuti pembekalan dengan pemberian materi etika birokrasi.

Tujuannya, agar unsur pemerintahan desa tersebut mendapat wawasan terhadap tugas pemerintahan sehingga selama melaksakan tugas tidak melenceng atau sesuai aturan yang berlaku.Camat Kandangan Romaldy Prana Putra, menjelaskan, kegiatan pembekalan tersebut sudah beberapa kali dilaksanakan dengan materi berbeda-beda.”Selain sebagai pembinaan, juga menambah wawasan berpikir, bahwa untuk menciptakan pemerintahan yang bersih efektif dan efesien, ada rambu-rambunya, yaitu etika birokrasi.

Rambu tersebut harus dipahami, terutama terkait etika yang sangat berhubungan dengan nilai moralitas,”kata Camat.

 Disebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari. Dijelaskan, perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan di desa, sehingga harus memiliki kredibilitas dan piawai melayani masyarakat secara bertanggungjawab dan profesional.

 Sementara, Sekda HSS H Muhammad Noor, yang menyampaikan materi Etika Birokrasi mengatakan, setiap mereka yang masuk dalam lingkaran pemerintahan, termasuk perangka desa, wajib mempedomani etika birokrasi tersebut.

“Harus paham tugas pokok dan fungsinya, sehingga tak melampaui wewenang. Keputusan yang diambil, tak boleh bertentangan dengan aturan, baik secara moral maupun secara aturan perundang-undangan,”kata Sekda.

M Noor menambahkan, persoalan etika sangat penting, karena kadang diabaikan.

“Melalui kegiatan ini, hendaknya jadi pengingat kita semua agar tetap menjaga etika, baik dalam pergaulan dengan masyarakat maupun antaraparatur sipil negara. Ini juga yang sering diingatkan Bupati HSS, bahwa pejabat pemerintahan di HSS harus memerhatikan etika birokrasi,”katanya.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *