Pertahankan Posisi, PPDI Barito Timur Nekad Gugat Bupati

Tamiang Layang  – Sidang perdata nomor  11/Pdt.G/2020/PN.Tml, antara Penggugat Leriantu dan kawan – kawan yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggugat Bupati sebagai Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah Pemerintah kabupaten Barito Timur (Bartim)  provinsi Kalimantan Tengah.

Agenda sidang penyampaian Replik atau lanjutan  pemeriksaan dalam perkara perdata setelah tergugat mengajukan jawabannya, oleh kuasa hukum Penggugat Deni Deprido, SH di ruang sidang Candra PN Tamiang Layang. Selasa (23/06/2020).

baca juga : PPDI Batu Bara Sukses Kembalikan Status Perangkat Desa Yang Sempat Tercabut

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Hakim Deni Indrayana SH, MH, hakim anggota Helka Rerung, SH dan Roland P Samosir SH serta Panitera Pengganti yang mencatat.

Sidang sebelumnya disampaikan Eksepsi atau penolakan/keberatan yang disampaikan Jaksa Pengacara Negara (JPN) selaku kuasa hukum dari Tergugat dalam hal ini Bupati sebagai Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah.

Usai sidang Ketua PPDI Bartim Leriantu selaku Penggugat mengatakan ” Inti gugatan kami disini adalah, kembalikan kami pada posisi kami semula”, ucapnya.

Menurutnya pihaknya yang pada awalnya sebagai Perangkat Desa depenitif, tidak mau di hanya sebagai Pelaksana tugas (Plt) yang hanya menjabat Perangkat Desa sementara, tapi kami terpaksa di Plt.

Dikatakannya, hingga saat ini surat yang menyatakan kami di Plt dalam petunjuk Teknisnya sampai saat ini masih belum ada, kami berharap permasalahan ini bisa tuntas melalui persidangan, sehingga jelas keberadaan kami nantinya, ungkap Leriantu.

Baca juga : 5 Organisasi Desa Mensikapi Potensi Hilangnya Dana Desa

Ditemui terpisah Jaksa Pengacar Negara selaku kuasa hukum Tergugat menyampaikan, ” kami sudah menerima salinan Replik dari Penggugat, bersama dengan tim kami akan mempelajari dan akan menyusun Duplik, yaitu tanggapan atas Replik dari Penggugat”, ujar M. Faidul. A. Romas. SH.

“Kita diberikan waktu oleh majelis hakim untuk menyusun Duplik selama satu minggu, kami siap menyampaikan Duplik atas Replik yang disampaikan penggugat”, tukasnya.

Sidang penyampaian Duplik dari JPN selaku kuasa hukum Tergugat akan disampaikan pada 30 juni 2020, pekan depan, seperti yang disampaikan ketua majelis hakim.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *