Prihatin Nasib Anggota, PPDI Ngawi Kawal BPJS Untuk Perangkat Desa

Ngawi – Koordinasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ngawi dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun mengadakan petemuan di RM. Milangkori Ngawi dalam rangka membahas tentang kepersertaan serta fasilitas yang ada di BPJS, Kamis,13/08/2020

Wardi selaku ketua PPDI Kabupaten Ngawi memberikan penjelasan saat ditemui awak media dengan didampingi beberapa anggota perangkat desa di Kabupaten Ngawi memberikan penjelasan, bahwa pertemuan ini Persatuan Perangkat Desa Kabupaten Ngawi mengadakan Rapat Koordinasi antar Pengurus PPDI Kabupaten Ngawi dengan semua pengurus kecamatan yang ada di Kabupaten Ngawi dan pada saat itu dilakukan koordinasi dengan BPJS Madiun.

“Perangkat Desa yang ada di Kabupaten Ngawi harus mengikuti BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan. Adapun keanggotaanya menurut aturan yang berlaku baik kelas maupun cara pembayarannya. Mudah mudahan untuk perangkat desa bisa mendapatkan fasilitas BPJS sesuai dengan ketentuan. Untuk perangkat desa yang belum terdaftar, mohon untuk segera mendaftarkan.” Ungkap Wardi Ketua PPDI Cabang Ngawi.

Sementara itu Zaky utusan dari BPJS Ketenagakerjaan Madiun mengharapkan kepada perangkat desa untuk mendaftarkan ke BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan.

“Kepada perangkat desa yang belum terdaftar untuk segera mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan karena BPJS adalah fasilitas yang diperoleh oleh perangkat desa saat ini. Selain hal tersebut, BPJS sewaktu waktu berkoordinasi tentang program berikutnya terkait dengan adanya virus corona.” penjelasan Zaky utusan dari BPJS Madiun.

Kepersertaan BPJS adalah merupakan salah satu perjuangan Persatuan Perangkat Desa Indonesia. Dengan menjadi peserta BPJS Kepala Desa dan Perangkat Desa terlindungi secara kesehatan maupun hari tua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *