Rella Nurella, Ibunda PPDI Cianjur

Cianjur- Seorang perempuan ini adalah sosok yang tidak asing ditelingan Perangkat Desa, Karena dia adalah salah seorang yang selalu dimintai saran dan masukannya oleh semua desa yang berkenaan dengan keuangan desa. Sosok tersebut yang dijadikan panutan oleh perangkat desa yang selalu mengurus rekomendasi Pencairan Dana Desa.

Bagi perangkat desa yang belum mengenal dirinya pasti beranggapan bahwa Tegas cenderung keras dalam pembawaanya adalah ciri khas dia dalam menyikapi permasalahn di desa-desa, tapi sebenernya mempunyai pribadi yang baik.dan mudah diajak bersosialisasi.

Ibu Rella Nurella bersama keluarga

Kesehariannya memang tidak banyak orang yang tahu, disamping sebagai ASN di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Cianjur, ternyata dia juga mempunyai kegiatan lain diluar kesehariannya sebagai ASN di Pemda kabupaten Cianjur.

Berjualan pakaian anak di car free day (CFD) setiap hari minggu adalah rutinitas yang dia geluti setiap minggunya.bahkan berjualan cemilan makanan ringan pun dia jalani dengan menjajakannya ke sesama orang kantor dan orang desa.

Selama berjualan pakaian bayi di CFD bojong kecamatan Karangtengah, suami tercinta senantiasa mendampinginya dia selalu menyiapkan jualan nya di pagi buta setiap hari minggu

Pedagang disekitarnya banyak yang tidak tahu bahwa dia adalah salah satu pejabat dipemerintahan Kabupaten Cianjur. Atau lebih tepatnya di DPMD Kabupaten Cianjur.

Rutinitas berjualan yg dia geluti dari mulai tahun 2013 sampai dengan sekarang, banyak suka duka yang dia rasakan selama melayani pembeli atau pun calon pembeli, dari mulai perlakuan tidak enak dari calon pembeli yang menawar barang dagangannya, sampai dengan di usir dari tempat jualan sebelumnya sampai di PHP oleh calon pembeli sudah hal biasa dia alami dan rasakan.

Berjualan bukanlah tempat mencari keuntungan yang berlipat, bagi dia dengan berjualan merupakan kenikmatan yang tidak ada taranya, meskipun hanya mendapatkan keuntungan belasan ribu sampai ribuan dari setiap barang yg dijualnya, tapi interaksi dgn pembeli itu setidaknya menjadi kepuasan batin yang tidak bisa dibeli dengan rupiah.

” Rejeki yang kita dapat hari ini adalah rejeki suami,anak dan istri yang patut kita syukuri.meskipun gaji dari ASN lebih besar dari penghasilanya sebagai pedagang pakaian bayi, tp setidaknya nilai ikhtiar yang di jalani bersama dengan suami adalah nilai yang tidak terhingga buat dirinya. Kenapa kita harus ada kata gengsi karena Alloh telah menuliskan rezeki setiap manusia asal kita mau berusaha,” sambung Rella Nurella.

Beliau adalah Rella Nurella,S.TP. M.Si adalah lulusan dari STPDN angkatan 12, sejak lulus dia ditugaskan di Pemdes Setda dari tahun 2007 sampai dengan 2010. Ditahun yang sama menjadi Kasubag Pemdes dan pernah di mutasi selama 1 tahun ke Dinas sosial sampai akhirnya dia mendesikasikan hidupnya untuk mengurusi desa, jabatan terakhirnya menjadi Kepala Seksi Bina Keuangan Desa di DPMD Kabupaten Cianjur.

Patut kita tiru kesederhanaannya sebagai Pejabat di DPMD Kabupaten Cianjur adalah bisa jadi insfirasi bagi seluruh perangkat desa. Jadi masihkah kita bergelut dengan gengsi yang tinggi?? Mudah-mudahan bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *