Sesalkan Pemberhentian Sepihak, PPDI Kerinci Ancam Aksi Massa

KERINCI, Jambi – pemberhentian perangkat desa secara sepihak setelah proses pilkades akhir – akhir ini menjadi polemik di tengah masyrakat, terutama bagi Perangkat Desa yang sah mekanisme pengangkatan nya sesuai SOTK.

Sebagaimana diketahui Permendagri no 67 tahun 2017 sebagai perubahan atas Permendagri no 83 tahun 2015 telah mengatur terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, akan tetapi pada implementasinya masih banyak kasus pemberhentian perangkat desa yang tidak sesuai dengan regulasi.

Baca juga : Perangkat Desa Selalu Dalam Posisi Tersudut Jika Ada Program Bantuan

Aswardi, Ketua PPDI Kerinci, menyebutkan pemberhentian perangkat desa tidak melalui mekanisme yang tepat sesuai peraturan yang berlaku tidak sah. Dalam hal ini PPDI tidak akan diam, saat ini surat laporan tentang pemberhentian perangkat desa secara sepihak oleh kepala desa sudah disampaikan kepada bupati Kerinci.

“PPDI adalah rumah bagi Perangkat Desa, maka PPDI tentu saja akan memperjuangkan hak perangkat Desa, selama pemberhentiannya tidak sesuai Permendagri nomor 67 tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri nomor 83 tahun 2015, Perda kabupaten kerinci nomor 6 tahun 2016 dan Perbup nomor 6 tahun 2017. Serta edaran bupati Kerinci,” ungkap Aswardi tegas.

Baca juga : Episode Baru Pemberhentian Perangkat Desa Seluma, DPRD Rekomendasikan Membatalkan SK Bupati

Lebih lanjut Aswardi juga menekankan secara spesifik agar tidak ada lagi kejadian seperti di Desa Koto Tengah Kecamatan Sulak, dan disinyalir masih ada Desa – Desa lain di Kabupaten Kerinci yang oknum Kadesnya berupaya melakukan pemberhentian sepihak terhadap Perangkat Desa tanpa melalui mekanisme yang sah demi mengakomodir kepentingan tim sukseks nya pada saat Pilkades.

“Jika masih terjadi (pemberhentian sepihak-red), perjuangan terakhir PPDI akan turun ke jalan. Tapi, PPDI yakin, Pemkab kerinci akan menyelesaikan persoalan ini dengan baik”, pungkas Aswardi

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *