Setelah Dilantik BPD Diminta Bekerjasama Dengan Perangkat Desa

NEGARA, balipupanews.com – Setelah selesai dibentuk, Selasa (2/9) 349 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) dari 41 desa Se Jembrana diambil sumpah dan janjinya, di GOR Krisna Jvara.

Pengambilan sumpah anggota BPD masa bhakti 20019-2025 itu, dilakukan Bupati Jembrana I Putu Artha dan dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Camat serta Perbekel se- Jembrana.

Usai melantik, Bupati Artha mengajak anggota BPD terpilih berkerjasama dan berkomunikasi dengan perangkat desa dalam berinovasi dalam membangun desa. BPD diminta harus mampu menjadi jembatan utama yang menghubungkan pemerintah desa dengan masyarakat.

“Jangan sampai anggota BPD tidak mampu memahami agenda -agenda yang telah dirumuskan serta diharapkan mampu mendukung pembaharuan di desa,” tegasnya.

Bupati Artha menambahkan anggota BPD harus mampu menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakatnya sekaligus mengukur semua potensi dan permasalahan yang dihadapi. Dalam kaitannya dengan fungsi aspirasi, Artha juga meminta BPD mampu mendorong transparansi, akuntabilitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Karena itu sudah seharusnya BPD berpartner bersama perbekel , menjaga harmonisasi dalam membangun desa,” ungkapnya.

Sementara Wabup Kembang Hartawan menambahkan, anggota BPD ini agar segera melakukan langkah-langkah rekonsiliasi.

” Perbedaan tidak untuk dipelihara tapi segera konsolidasi merangkul calon tidak terpilih. Jangan sampai terjadi konflik horizontal karena Jembrana butuh persatuan untuk membangun,” tegasnya.

Lanjut Kembang anggota BPD ini sudah sah secara sekala maupun niskala, sehingga harus segera bekerja, melakukan tugas dan wewenang mengontrol pembangunan didesa.

“Bantu kepala desa memastikan berbagai mimpi besar pembangunan di desa terwujud. Pastikan juga APBDes nanti lebih banyak untuk program-program pemberdayaan di masyarakat. Harus bersama-sama, desa yang maju tidak cukup dengan kepala desa yang kuat saja, tapi juga didukung pengawasan optimal dari BPD,” jelasnya.

Sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *