Ternyata Ini Alasan Perangkat Desa Pengguna Bank Non Himbara Belum Terima Subsidi Gaji




Jakarta (16/07/2020) : Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diluncurkan Presiden Jokowi akhir bulan Agustus 2020 di Istana Merdeka Jakarta, telah masuk di gelombang (batch) ketiga dalam proses pencairannya.

Bantuan yang diperuntukkan bagi pegawai/pekerja dengan gaji dibawah Rp. 5 juta ini, menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan dalam proses pendataannya.




Sebagaimana diinformasikan, Perangkat Desa yang sekarang ini bergaji setara PNS Golongan 2A atau sekitar Rp. 2.022.200, masuk kriteria penerima bantuan ini. Dengan catatan telah menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan secara aktip sebelum bulan Juni 2020.

Meski telah dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum PPDI, Mujito terkait layak tidaknya Perangkat Desa masuk kriteria penerima BSU, masih saja ada Perangkat Desa yang tidak percaya akan menerima BSU tersebut.

“ Diawal program ini didengungkan, PP PPDI telah proaktip dengan menghubungi langsung pihak BPJS ketenagakerjaan,” ujar Mujito ketika dihubungi lewat sambungan seluler. “ Pak Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan sepakat dengan PPDI bahwa Perangkat Desa masuk kriteria penerima bantuan subsidi gaji ini.”

PP. PPDI dalam acaradi Dirjen Bina Pemerintahan Desa

Meski pada tahap pertama pencairan, pada tanggal 27 Agustus 2020, belum ada rekening Perangkat Desa yang menerima transferan BSU, tapi pada tahap kedua yang cair pada pekan pertama Bulan Spetember 2020 sudah ada bantuan yang masuk ke rekening Perangkat Desa.

“ Ada beberapa factor penyebab Perangkat Desa belum menerima bantuan subsidi gaji ini,”lanjut Mujito. “ Bisa jadi data-data Perangkat Desa yang ada di BPJS Ketenagakerjaan masih dalam proses validasi “.




Mujito menambahkan, untuk no rekening yang digunakan Perangkat Desa ada di bank Himbara, tentu lebih cepat menerima bantuan ini.

“ Seperti yang disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah, untuk rekening penerima bantuan bisa bank mana saja, dalam hal ini Bank Pemerintah hanya sebagai penyalur untuk selanjutnya ditransfer ke rekening pekerja penerima,”terang Mujito.




Sebelumnya, Kasubag Pemberitaan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Dicky Risyana, membenarkan bahwa ada banyak pekerja yang menggunakan rekening bank swasta untuk penggajiannya belum menerima dana bantuan subsidi gaji karyawan.

“Iya betul (rekening bank swasta belum cair). Jadi yang sudah (terima bantuan pemerintah) di Himbara yang langsung cair dan ditransfer ke penerima,” terang Dicky saat dikonfirmasi. Dana subsidi gaji Rp 600.000 baru akan cair dalam beberapa hari untuk pekerja yang menggunakan rekening bank swasta, seperti BCA, CIMB Niaga, Danamon, Maybank, OCBC NISP, dan Panin.

“Kalau bank non-pemerintah biasanya butuh maksimal 1 sampai 2 hari karena ada proses pindah bank (transfer antar-bank),” kata Dicky.



Belum cairnya subsidi gaji karyawan bagi pengguna rekening bank swasta karena pemerintah menggunakan bank BUMN untuk proses penyalurannya, sehingga butuh waktu selama proses transfer subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan dari 4 bank BUMN ke bank swasta.

Selain pencairannya yang memang dilakukan bertahap oleh pemerintah, penyebab lain belum cairnya Bantuan Subsidi Upah (bantuan BPJS) antara lain data rekening pekerja belum diserahkan perusahaan pemberi kerja ke BP Jamsostek.




Kemudian data masih proses validasi di BP Jamsostek dan Kementerian Ketenagakerjaan, dan proses transfer antar-bank dari Bank Himbara ke rekening pekerja yang menggunakan bank swasta. Pencairan BLT dilakukan lewat tranfer ke rekening penerima sehingga karyawan calon penerima harus memiliki nomor rekening bank.

Bagi peserta BP Jamsostek yang tidak menggunakan rekening bank dalam penggajian alias masih menerima gaji bulanan dalam bentuk tunai, perusahaan pemberi kerja diminta melakukan koordinasi dengan bank dan BP Jamsostek Nomor rekening bank yang didaftarkan harus sesuai dengan penerima, status kepesertaan, dan status upah. Artinya, identitas yang ada di rekening bank harus sesuai dengan calon penerima bantuan.




6 komentar untuk “Ternyata Ini Alasan Perangkat Desa Pengguna Bank Non Himbara Belum Terima Subsidi Gaji”

    1. Seperti yang disampaikan sebelumnya, bahwa bank swasta atau bank daerah proses pencairan sedikit lebih lambat daripada yang menggunakan rekening di bank himbara, karena proses kliring antar bank

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *