Warsito “Opa Kaur”, MC Dangdut Koplo Pamong Desa Dari Mojokerto




Menjadi seorang abdi masyarakat di pemerintah desa bukanlah cita-cita yang diidamkan oleh sebagian besar perangkat desa, demikian jug yang terjadi dengan Warsito, Kasi Pemerintahan Desa Cinandang, Dawarblandong, Mojokerto, Jawa Timur.

Sosok pria kelahiran yang identik dengan penampilan rambut putihnya ini tercatat sejak tahun 1998 mengabdikan dirinya sebagai pelayan masyarakat di desa, meski  pendidikan terakhir yang ditempuhnya pada STM jurusan bangunan.



Pengalaman pertama dan menarik selama menjadi perangkat desa yang pernah dialami, saat masuk langsung digembleng pendidikan Siskalak atau kursus kader pelaksana dibawah Mawil Hansip setingkat Kabupaten Mojokerto.

“ Selama 2 Minggu penuh dididik pendidikan seperti militer oleh TNI pada saat itu,” kenang Warsito. “ Jadi kaget, baru pertama kali masuk perangkat desa langsung pendidikan.”

Selesai pendidikan rasa kagetnya belum selesai, pada awal-awal menjadi perangkat desa semua tugas-tugas kantor tidak lepas dari kerjaannya.

“ Mau gimana lagi, saat itu saya yang paling muda karena perangkat desa lainnya sudah sepuh-sepuh jadi sembarang pekerjaan kantor saya yang menangani,” ujarnya sambil tersenyum mengenang kisah beberapa waktu silam.

Selain disibukkan dengan bidang administrasi kependudukan dan pemerintahan di Kantor Desa Cinandang, keseharian pria paruh baya ini bergelut dengan dunia hiburan. Dimana menjadi seorang Master of Ceremony (MC) panggung dangdut merupakan pilihannya untuk menyalurkan bakat dan juga sebagai pekerjaan sampingan.

“ Saya tidak menyangka akan sejauh ini dipanggung dangdut, semua berawal pada tahun 1999 saat pertama berani terima tawaran menjadi pemandu acara gelaran music dangdut,” ungkap Warsito.

“Semua berawal dari hobi bernyanyi karaokean dengan menggunakan pita kaset , yang sedang booming saat itu,” lanjut Warsito.

Menggunakan nama panggung Ronggo Warsito atau Opa Kaur sekarang ini sudah banyak sajian musik yang bisa kita temui dengan mudah di dunia maya melalui aplikasi Youtube. Hal ini ditempuh mengingat disaat masa-masa pandemi  covid-19 ini, banyak sekali job-job pentas musik yang harus ditunda.

“ Sebelum menjadi MC pentas dangdut saya pernah juga ikut pentas layar tancap, saat itu mendapat tugas menjadi pengantar roll film yang akan diputar,” Warsito mengenang. “ Pada jaman itu kan sering kali ada tanggapan bareng disaat bersamaan, nah tugas saya mengantar roll film yang akan diputar dari satu lokasi ke lokasi lain secara bergantian.”




Seiring dengan perkembangan PPDI, Opa Kaur atau Warsito pun tidak mau kalah untuk terlibat langsung dalam perjuangan status kepegawaian perangkat desa tersebut. Sering kali ketika ada kegiatan audensi di Jakarta selalu dia ikuti.

“ Keterlibatan saya di PPDI dimulai sedari awal mengikuti rombongan teman-teman Mojokerto demo di Kemendagri pada tahun 2010, saat itu masih dibawah kepimpinan Ketua Umum yang lama. Alhamdulillah dengan adanya PPDI ini, kesejahteraan Perangkat Desa semakin meningkat dan semoga saja kedepan profesi ini mejadi pekerjaan yang di cita-citakan oleh anak cucu kita,” pungkas Opa Kaur yang bergabung dengan grup dangdut New Rossita ini.

Berikut ini link video yang bisa disimak penampilan dari Opa Kaur atau Warsito ;



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *