Batik PPDI Wujud Kebersamaan Dan Kepedulian Dalam Perjuangan

Pekalongan –  Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

foto merupakan ilustrasi

Secara etimologi, kata batik berasal dari bahasa Jawa ambhatik, dari kata amba yang berarti lebar, luas, kain; dan titik yang berarti titik atau matik (kata kerja dalam bahasa Jawa berarti membuat titik) dan kemudian berkembang menjadi istilah batik, yang berarti menghubungkan titik-titik menjadi gambar tertentu pada kain yang luas atau lebar.

Dalam proses pembuatannya, seni batik terutama batik tulis melambangkan kesabaran pembuatnya. Setiap hiasan dibuat dengan teliti dan melalui proses yang panjang. Kesempurnaan motif tersebut menyiratkan ketenangan pembuatnya.


Corak batik tertentu dipercaya memiliki kekuatan gaib dan hanya boleh dikenakan oleh kalangan tertentu. Misalnya, motif parang yang melambangkan kekuatan dan kekuasaan, hanya boleh dikenakan oleh penguasa dan ksatria. Batik jenis ini harus dibuat dengan ketenangan dan kesabaran yang tinggi. Kesalahan dalam proses pembatikan dipercaya akan menghilangkan kekuatan gaib batik tersebut.

Selain proses pembuatan batik yang sarat dengan makna filosofis, corak batik merupakan simbol-simbol penuh makna yang memperlihatkan cara berfikir masyarakat pembuatnya.

Perangkat desa Ponorogo dengan Batik PPDI

Makna inilah yang kemudian menjadi filosofi yang hendak ditanamkan dalam batik PPDI, secara umum dapat digambarkan bahwa perjuangan perangkat desa yang tergabung dalam wadah besar ini merupakan perjuangan dari berbagai wilayah di Indonesia, dimana butuh kesabaran dan kebesaran jiwa dalam mewujudkan cita-cita bersama.

Warna merah dan biru yang mendominasi merupakan gabungan dari semangat yang berkobar dengan disertai dinginnya akal pikiran perangkat desa dalam menghadapi tantangan berat disaat perjuangan.

Menggunakan batik PPDI ini sendiri bagi perangkat desa harus menjadi satu kebanggaan, bahwa ada rumah besar, ada cirikhas yang itu sebagai tanda semangat kebersamaan disaat perangkat desa memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran.

variasi dari baju batik PPDI

Sebagai informasi, desain batik sekarang ini beredar merupakan generasi ketiga dari batik PPDI yang telah diproduksi. Menjadikan batik PPDI ini bagian tidak terpisahkan dari profesi perangkat desa merupakan harapan dari anggota PPDI. Tentu ada kebanggan tersendiri manakala seragam resmi yang digunakan sebagai pakaian dinas di hari kerja dapat menggunakannya, secara internal ini akan memberikan rasa kebersamaan dan kebanggan bagi perangkat desa dan secara eksternal ini bisa menunjukkan kekuatan dari perangkat desa lewat kebersamaan dalam menggunakan batik PPDI.

Untuk itu sebagai wujud rasa memiliki organisasi dan sebagai bentuk kepedulian dalam perjuangan menuntut kesejahteraan perangkat desa, mari secara rutin dihari kerja kita gunakan baju batik PPDI sebagai lambang identitas perangkat desa.

4 komentar untuk “Batik PPDI Wujud Kebersamaan Dan Kepedulian Dalam Perjuangan”

  1. Bagai mana cara pesan batik ppdi
    Berapa banyak min pemesanan
    1.harga yg sudah jadi macam size
    2.harga bahan per sebuah baju

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *