Bertekad Lanjut Ke PTUN Meski Novrianto Terancam Diberhentikan

Padang – Kasus Pemberhentian puluhan perangkat desa di Sumatera Barat memasuki babak baru, disaat Nofrianto Ketua PPDI Propinsi Sumatera Barat secara resmi mendaftarkan berkas-berkas gugatan ke PTUN melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang pada hari Kamis (04/10/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Barat (Sumbar), kirimkan surat protes kepada Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri RI.

Baca juga : PPDI Sumbar Sesalkan Adanya Pemberhentian 21 Perangkat Desa

Surat protes tertanggal 26 September 2019 tersebut dilayangkan sekaitan dengan diberhentikannya 21 orang perangkat nagari aktif, di Kabupaten Solok Selatan dan di Kabupaten Pesisir Selatan oleh walinagari di kedua Kabupaten tersebut.

Selain itu PPDI juga telah menyurati Bupati Solok Selatan dan Pesisir Selatan melalui leading sektor terkait. Dengan harapan Bupati kedua daerah tersebut membatalkan surat SK pemberhentian perangkat nagari yang diberhentikan oleh wali nagari tempat ia bekerja.

Keputusan untuk melanjutkan proses ke PTUN ini sendiri sudah melalui pertimbangan yang matang, apalagi memperhatikan kasus-kasus pemberhentian di daerah-daerah lain yang juga mendapatkan ketetapan hukum setelah proses di meja hijau.

Baca juga : Ketua PPDI Karawang : Bupati Dan DPMD Harus Tegas Dalam Tegakkan Aturan !

“ Pengajuan berkas melalui LBH Padang ini merupakan bukti keseriusan PPDI Sumatera Barat dalam memperjuangkan hak-hak dari anggotanya,” ujar Novrianto ketika dihubungi awak media melalui sambungan seluler.

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Nagari Lubuk Gadang Barat, Sangir Kabupaten Solok Selatan ini mengungkapkan ada ancaman akan diberhentikan dari jabatannya  setelah meminta bantuan ke LBH Padang kemarin, akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya.

“ Meskipun sempat ada beberapa intimidasi setelah pengajuan berkas tersebut, kami tetap bulatkan tekad untuk melanjutkan proses sampai ke PTUN, Langkah ini terpaksa kami lakukan karena belum ada respon positip dari Pemkab setempat terhadap laporan yang kami sampaikan,” pungkasnya.

Berita terkait :

4 komentar untuk “Bertekad Lanjut Ke PTUN Meski Novrianto Terancam Diberhentikan”

  1. Jangan pernah takut sodaraku tuk berbuat kebaikan ..do,a kami kan selalu mengiringi setiap derap langkah mu dalam mengupayakan apa yang menjadi hak sodara sodara kita disana ..

  2. Tetap semangat jangan pernah takut ..do,a kami kan selalu mengiringi derap langkah perjunganmu untuk membela sodara sodara kita perangkat desa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *