Buka Ruang Dialog Dengan Bupati, Gubernur Jawa Timur Dukung Penuh Perjuangan PPDI



Surabaya  – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membuka ruang dialog dan siap memfasilitasi antara PPDI dengan para Bupati di Jawa Timur berkaitan dengan polemic pemberhentian perangkat desa.

Hal ini disampaikan beliau dalam acara Pelantikan Pengurus PPDI Propinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Ruang Rapat Hayam Wuruk Lt. 8 Kantor Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Timur, pada hari ini Senin (09/11/2020) sore tadi.



Agenda pelantikan yag sempat tertunda beberapa kali ini, karena adanya pandemic Covid-19, dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Ketua Umum PPDI Pusat, Mujito, beberapa pejabat di lingkup Pemprop Jawa Timur, dan Dirut Utama Bank Jawa Timur.

Dalam pidato sambutan acara, Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara khusus sepakat dengan apa yang disampaikan Ketua Umum PPDI, bahwa adanya kasus-kasus (pemberhentian perangkat desa) yang terjadi di Pamekasan dapat menjadikan  kegiatan ini bagian dari momentum untuk menguatkan posisi perangkat desa.

“ Langkah-langkah antisipasi secara lebih infratif, lebih mengikat itu yang mungkin kita siapkan, formatnya seperti apa, “ ujar beliau. “ Jika besok ada yang bisa hadir, untuk menyampaikan secara langsung kepada Dirjen Otda (Otonomi Daerah) saya rasa kok bagus momentumnya.”

“ Hal-hal yang mungkin menimbulkan ketidaktenangan  dalam bekerja  ini yang harus kita antisipasi, regulasinya terang tapi kadang pelaksanaannya tidak seperti yang ditetapkan,” lanjut beliau.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan dukungannya dengan format-format yang disusun oleh PPDI dalam menciptakan iklim bekerja yang memberikan rasa aman untuk perangkat desa.

“ Kalau Kita (Pemerintah Propinsi) membutuhkan rakor-rakor khusus dengan Bupati –Bupati dalam rangka membuka sekat-sekat yang masih tertutup kanal-kanalnya,” tambah Gubernur.

Secara khusus Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta Ketua Umum PPDI dan Ketua PPDI Propinsi Jawa Timur, untuk mencari format yang tepat untuk menutup kemungkinan menjadikan ketidaknyamanan dalam bekerja sebagaimana yang menjadi perjuangan PPDI.



Dalam kesempatan ini, dilantik kepengurusan PPDI Propinsi Jawa Timur dengan posisi Ketua Propinsi yang diemban oleh Gatot Suyatman dari Mojokerto didampingi Sekretaris Propinsi Soedjoko, S.Pd dari Bojonegoro, untuk periode kepengurusan tahun 2020-2025.

Pada acara yang semula diagendakan pada pukul 13.00 WIB ini sempat ditunda sampai pukul 16.00 WIB karena padatnya agenda dari Gubernur Jawa Timur,. Dalam acara ini pula, dilakukan penandatangan  MOU antara PPDI dengan Bank Jawa Timur dalam rangka membangun sinergi yang positip diantara kedua belah pihak.(Foto : Imam Purwadi/Bojonegoro)



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *