Dua Opsi Dari Pemkab Demak Untuk Tes Perangkat Desa Cangkring B

DEMAK – Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Demak, Yulianto menjelaskan aturan hukum terkait pelaksanaan pemilihan perangkat desa di Desa Cangkring B, Kecamatan Karanganyar.

Yulianto menuturkan, sempat dimintai saran hukum oleh panitia Pilperades Cangkring B, yang sebelumnya membatalkan pengumuman hasil tes dari pihak ketiga dalam seleksi Pilperades di Desa Cangkring B.

“Opsinya ada dua, diumumkan atau dibatalkan,” jelasnya, Selasa (3/9/2019).

Panitia Pilperades Desa Cangkring B sebelumnya tidak mengumumkan hasil tes computer assisted test, peserta yang mengikuti Pilperades desa tersebut.

Hasil tes yang telah keluar dari pihak ke tiga, atau kampus pelaksana tes Pilperades, batal diumumkan karena sebelumnya diduga ditemukan banyak kecurangan.

Sedangkan enam desa lain yang berbarengan menyelenggarakan Pilperades di Kecamatan Karanganyar, memilih untuk tetap mengumumkan hasil tes.

Sementara, Yulianto menjelaskan, kewenangan terkait Pilperades merupakan wewenang perangkat desa.

“Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Demak No 1 Tahun 2018, wewenang semua ada di perangkat Desa. Camat, bupati, tidak bisa mengintervensi,” jelasnya.

Terkait dua opsi tersebut, Yulianto menjelaskan jika sebelumnya batal diumumkan karena ditemukan bukti kecurangan, silakan dibuktikan dengan membuat berita acara atau laporan pertanggungjawaban. Setelahnya, baru dilakukan tes ulang.

Kedua, jika memilih untuk diumumkan, silakan diumumkan dengan berbagai resiko ketidakpuasan hasil tes oleh peserta.

“Jika batal diumumkan, panitia harus menunjukkan bukti yang kuat atas ditemukannya indikasi kecurangan sebelumnya. Lalu membuat berita acara, perihal kegiatan tes yang sebelumnya dilakukan oleh peserta dengan pihak terkait. Karena tes tersebut menggunakan anggaran negara. Namun, jika memilih diumumkan, silahkan diumumkan dengan resiko ketidakpuasan dari peserta Pilperades,” jelasnya.

Yulianto menjelaskan, Pilperades di Desa Cangkring B yaitu formasi sekretatis desa yang diikuti oleh 14 orang pelamar.

Tujuh desa di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, yang menyelenggarakan Pilperades 27-29 Agustus 2019, diantaranya, Desa Ketanjung, Kedungwaru Lor, Karanganyar, Wonoketingal, Bandungrejo, Cangkring B, Jatirejo.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *