Harlinda Asdiani, Srikandi PPDI Lombok Tengah Yang Hobi Kuliner



Lombok Tengah : Jika kita mendengar nama srikandi PPDI, yang terbayang dalam benak kita tentunya anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia dengan paras yang menawan. Hal ini tentu tidak dipungkiri bila kita melihat aktivitas para srikandi ini eksis di berbagai media sosial.

Salah satu srikandi PPDI yang cukup eksis baik di kepengurusan maupun di media sosial adalah Harlinda Asdiani, seorang perangkat desa dari Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.




Ibu satu orang putri yang mengawali karier di abdi masyarakat desa pada tahun 2014, tepatnya 2 September 2014 dengan menjadi staf biasa di Kantor Desa Puyung. Setelah 2 tahun mengenal dunia aparatur pemerintah desa, Linda sapaan akrab dari srikandi PPDI ini dipercaya menjadi Staff Bendahara Desa. Baru pada tahun 2017, Linda ikut tes seleksi perangkat desa dan lolos menjadi Kasie Pemerintahan di desa yang sama.

Pengabdian di pemerintah desa ini sebenarnya jauh dari dunia pendidikan yang ditempuh karena sebagai seorang lulusan strata satu, Linda mengambil jurusan Biologi, dan ini tentu sangat jauh dari angan sebelumnya . Berikut ini riwayat pendidikan yang telah ditempuh sebelumnya :

  • SD N 1 Puyung, Jonggat, Lombok Tengah
  • MTS Negeri Jonggat, Lombok Tengah
  • SMA Negeri Jonggat Lombok Tengah
  • Jurusan Bioliogi, Fak MIPA Universitas Mataram

Srikandi PPDI kelahiran tahun 1990 ini meskipun bukan termasuk Pengurus inti dalam kepengurusan PPDI di Lombok Tengah, tapi tidak menghalangi keaktifannya dalam organisasi profesi perangkat desa terbesar di  tanah air ini.



“ Ikut Silatnas PPDI yang pertama pada 24 Oktober 2017 merupakan pengalaman paling menarik selama saya jadi perangkat desa,” ujarnya ketika dihubungi redaksi melalui WA. “ Sebagai pendatang di perangkat desa langsung terlibat dievent berskala nasional, merupakan satu kebanggaan dan pengalaman paling menarik sejauh ini.”

Linda saat berorasi di silatnas jilid 1

Kedepan, Harlinda Asdiani berharap dengan adanya PPDI dapat menjadi satu wadah yang humanis bagi seluruh perangkat desa di Indonesia.

“ Saya bersyukur, dengan adanya PPDI bisa menambah persaudaraan antara sesame perangkat desa dari Sabang sampai Merauke,” pungkas Srikandi PPDI dengan hobi jalan-jalan dan kulineran ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *