Honorer Pemkab Barito Akan Ditempatkan Sebagai Perangkat Desa

BARITO TIMUR – Untuk mengurangi jumlah pekerja harian lepas (PHL) dan harian tetap (PHT) yang sudah melebihi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemda Barito Timur, Bupati Ampera AY Mebas terus berupaya mencari solusi tanpa membuat PHL dan PHT tersebut menganggur.

“Bulan September atau Oktober ada penerimaan khusus untuk aparat desa, PHL kita ikutkan, nanti Setda bagian pemerintahan umum yang akan mengatur mekanisme seperti apa,” kata Ampera.Hal tersebut disampaikan Ampera ketika memberikan arahan saat rapat evaluasi pegawai negeri sipil (PNS), pekerja harian lepas (PHL) dan pekerja harian tetap (PHT) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan SKPD lainnya di ruang rapat kantor bupati, Tamiang Layang, beberapa hari lalu.

Menurutnya, kebutuhan perangkat desa untuk setiap desa ada lima orang yaitu Kaur dua orang, Kasi dua orang dan Sekdes satu orang. Jika dikalikan dengan 101 desa yang ada di Barito Timur, maka ada 505 orang perangkat desa.

Dalam kesempatan yang sama, Ampera juga menyikapi jumlah PNS, PHL dan PHT yang menurutnya sudah tidak efektif dan melebihi kebutuhan pegawai di Pemkab Barito Timur. Sesuai data yang dibeberkan pelaksana tugas (Plt) BPKSDM Jhon Wahyudi, saat ini jumlah PNS di Kabupaten Bartim tercatat 3.751 orang, sedangkan PHL dan PHT berjumlah 3.815 orang.

“Dengan data yang dipaparkan tadi, saya rasa kita tidak sebesar itu dalam kebutuhan pegawai di Barito Timur,” kata Ampera.

Idealnya lanjut Ampera, jumlah PNS di Bartim antara 250 sampai 500 orang. Dan untuk PHL/PHT 500 sampai 1000 orang. Ia juga berharap evaluasi dan pembenahan PNS, PHL dan PHT sudah selesai pada bulan Desember 2019 nanti.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *