Ketika Lowongan Perangkat Desa Memikat Para Sarjana



Bojonegoro – Proses pendaftaran perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sudah dimulai. Sebanyak 1.670 orang calon perangkat desa mengurus surat keterangan tidak pernah dipidana di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro sebagai salah satu syarat. Dari data sementara calon perangkat desa, 80% nya lulusan sarjana.

Hubungan Masyarakat (Humas) PN Bojonegoro Isdaryanto mengatakan, kebanyakan yang mendaftar dari kalangan sarjana. Bahkan, lulusan pendidikan megister juga mendaftar pengisian perangkat desa tersebut.



‘’Padahal, untuk pengisian perangkat biasannya cukup menggunakan ijasah SMA saja,’’ katanya, Selasa (29/9/2020).

Dia menjelaskan, jika dipresentasekan yang mendaftar sekitar 80 persen dari kalangan sarjana. Sisanya lulusan sekolah menengah. Namun, lanjut dia, belum mengetahui kenapa banyak lulusan sarjana mendaftar perangkat desa.

’Ya, rata-rata lulusan sarjana,’’ jelasnya kepada SuaraBanyuurip.com.

Isdaryanto mengatakan, ada persyaratan harus dipenuhi dalam pendaftaran pengisian perangkat desa. Seperti di antaranya mengisi formulir, foto diri, ijasah berlegalisir, dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).



Yayang Irawan salah satu pendaftar perangkat desa mengatakan, sudah melakukan pendaftaran secara dalam jaringan (daring). Pendaftaran dibuka pada 22 September lalu. Sehingga, sudah melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

Yayang sapaan akrabnya, datang ke PN untuk menyerahkan formulir pendaftaran gelombang pertama. Sebelumnya, dia sudah pernah mendaftar pengisian perangkat pada 2017 lalu. Namun, belum bisa lolos seleksi. 



“Ya, Pendaftaran pengisian perangkat desa hingga empat gelombang. Untuk gelombang pertama kemungkinan ujian seleksi November mendatang,’’ kata lelaki asal Desa Prambatan, Kecamatan Balen, itu.

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *