Ketum PPDI : “Ini Organisasi Besar, Mari Tegakkan Aturan Sesuai AD/ART !”



Tulungagung – Komunikasi yang lancar bisa jadi salah satu kunci dalam membangun persatuan dan kesatuan didalam organisasi, demikian yang dilakukan oleh sejumlah pengurus dari 3 Kabupaten yang mendatangi kediaman Ketua Umum PPDI Pusat, Mujito, di Tanjung, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung pada Sabtu (31/10/2020) malam.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab penuh kekeluargaan tersebut, tampak perwakilan pengurus PPDI Kabupaten Grobogan, Pati dan Blora Jawa Tengah. Ada beberapa pembahasan yang disampaikan oleh tokoh-tokoh perangkat desa tersebut, salah satunya perkembangan PPDI di masing-masing kabupaten.



“ Saya sekeluarga menyambut hangat kedatangan rekan-rekan ini, “ ujar Mujito ketika dihubungi melalui telepon.

“Terharu rasanya menerima kedatangan saudara-saudara seperjuangan yang jauh-jauh datang ke kediaman saya ini,” lanjutnya.

Beberapa isu seputar regulasi yang mengatur perangkat desa menjadi topik pembahasan kali ini, termasuk progress input data perangkat desa sebagaimana yang menjadi intruksi Pengurus Pusat PPDI beberapa waktu yang lalu.

Dalam pertemuan itu pula, Ketum menyampaikan beberapa arahan terkait dengan dinamika internal PPDI sampai dengan saat ini, terutama pasca rapimnas PPDI di Pekalongan beberapa saat yang lalu.




“ PPDI sebagai organisasi besar tentu memiliki aturan-aturan yang termuat dalam AD/ART organisasi, mari bersama-sama kita jadikan pedoman dalam berorganisasi,” pungkas Mujito.

Pertemuan itu sendiri berlangsung sampai dengan dinihari, ketika rombongan pamit undur diri pulang ke kediamannya masing-masing dengan semangat yang terbarukan untuk menjadikan PPDI sebagai rumah besar untuk perangkat desa Indonesia yang lebih baik lagi.

Berita Terkait :



2 komentar untuk “Ketum PPDI : “Ini Organisasi Besar, Mari Tegakkan Aturan Sesuai AD/ART !””

  1. Saya adalah perangkat desa sejak Tahun 1991 , tpi sebelum sdah mengabdi di desa sebagai petugas pembantu plkb atau nama lain SKD , dengan honor se tahun 100,000, dengan berjalannya waktu tahun demi tahun saya menekuni pekerjaan tersebut , singkat cerita pada tahun 2011 kalau gk salah bertepatan upacara peringatan 17 Agustus , saya ditawari untuk bergabung ke ppdi .. atas pertimbangan tersebut akhirnya saya menghadap Pak. Camat , beliau mendukung tpi organisasi pasopati pada saat itu menghadap pak. Camat agar melarang adanya ppdi , walau demikian pak. Camat tetap mendukung kami untuk mengadakan kegiatan pembentukan pengurus ppdi kec. Tayu, akhirnya walau berat dan penuh rintangan kami bersama teman yg masih siap mendukung , sampai saat ini ppdi kec. Tayu , tetap kompak dan solit … Maka atas dasar tersebut diatas kami rasanya merasa malu kalau ada pemimpin ppdi baik dari tingkat kec. Sampai pusat kok dibuat mainan atau kurang Arif dan bijaksana dlm menangani setiap kemelut yg ada … Lewat medsos ini kami berharap agar para pengambil kebijakan agar berprinsip pada aturan dan AD/ART yg ada , jangan berat sebelah demi kepentingan sesaat atau golongan tertentu yg keluar dari aturan yg kita punyai… sesuai kata pak. Ketum ppdi yaitu mari kita tegakkan aturan sebagaimana yg tersirat pada AD/ART.. salam bravo ppdi… sukses dan sukses demi kesejahteraan anggota ppdi.. Amin

  2. Nama : sukahar
    Alamat : Kecamatan Tayu , Kabupaten Pati – Jateng.
    Jabatan : Kasi Pemerintahan dan Plt. Sekdes
    Di organisasi ppdi :
    Ketua Ppdi Kec. Tayu sejak : 2011 s/d 2025 [ 3 periode ].
    Pernah menjadi pengurus ppdi kabupaten sampai Juli 2020.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *