Menteri Rini : Ibu-Ibu Harus Manfaatkan Warung Internet Desa

Labuan Bajo, NTT – Menteri BUMN Rini Soemarno berpesan agar masyarakat, khususnya para ibu yang berwirausaha di Kampung Air, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur untuk memanfaatkan fasilitas warung internet desa atau warungides dengan sebaik-baiknya.

“Saya titip kepada ibu-ibu yang memiliki usaha untuk menggunakan warung internet desa atau warungides ini, mengingat semua orang saat ini sudah menggunakan internet dan berjualan dengan menggunakan internet,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Minggu.

Menteri BUMN menjelaskan bahwa semua itu tujuannya untuk masyarakat setempat agar semakin nyaman dan sejahtera serta wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo makin nyaman.

“Jadi mohon dimanfaatkan sehingga Insha Allah semakin meningkat perekonomiannya,” katanya.

Baca juga : Bangkit Setelah Tsunami, Desa Ini Bangun Sekolah Dengan Dana Desa

Warungides merupakan fasilitas internet yang terintegrasi dengan infrastruktur yang dimiliki PLN. Masyarakat desa setempat bisa mengakses koneksi internet di desanya dengan kecepatan koneksi yang cepat.

Dalam kesempatan yang sama Vice President Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan bahwa pembangunan warungides merupakan rencana yang sejalan dengan persiapan pembangunan infrastruktur kelistrikan tegangan tinggi.

Pembangunan infrastruktur itu akan terhubung mulai dari Labuan Bajo sampai dengan Ende.

“Tujuannya kita memberikan fasilitas internet kepada pemerintah daerah, terutama pemerintah desa yang kesulitan mengakses jaringan internet. Kami menyiapkan 100 akses poin internet di masing-masing kabupaten NTT, tetapi nantinya ini menyesuaikan dengan kebutuhan. Namun prioritasnya untuk penyediaan infrastruktur internet di tingkat desa,” ujar Dwi Suryo Abdullah.

Baca juga : PPDI Loteng Dukung Pembentukan BPD


Sedangkan Manager Bidang Pendapatan Government PT Indonesia Comnets Plus atau ICON+, Arie Hans menjelaskan bahwa dengan infrastruktur yang dimiliki PLN, pihaknya membangun desa-desa yang belum memiliki koneksi internet.

Program pembangunan koneksi internet di desa-desa NTT ini berlangsung dari tahun 2020 hingga 2022.

Akses poin internet yang dibangun juga dapat menghubungkan satuan-satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di pemerintah daerah setempat.

“Di Kampung Air, Labuan Bajo sendiri ada enam akses internet yang dipasang. akses-akses tersebut kita pasang di lokasi berkumpulnya masyarakat, seperti taman supaya terbentuk komunitas masyarakat,” kata Arie Hans.

sumber berita

Berita terkait :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *