Pangandaraan Menjadi Saksi, Kesiapan PPDI Jawa Barat Bertekad Meningkatkan Profesionalitas Organisasi



Pangandaraan : Rofik Himayana Ketua PPDI Propinsi Jawa Barat, secara resmi membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) PPDI di Hotel Mustika Ratu Pangandaraan, Sabtu (10/10/2020).

Agenda resmi yang tercatat sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) PPDI ini dihadiri utusan perangkat desa yang terdiri dari 2 orang dari 14 kabupaten di Jawa Barat.




Dalam pidato pembukaan Rapimda, Rofik Himayana yang juga mantan Kepala Desa di Kecamatan Banjarsari Ciamis ini berharap, agar dalam gelaran Rapimda dapat memberikan manfaat positip untuk perangkat desa di Propinsi Jawa Barat.

“ PPDI Jawa Barat ini termasuk pioneer dalam perkembangan organisasi perangkat desa terbesar di tanah air ini, “ ujar Rofik. “ Perjalanan sejarah perjuangan telah mencatat kontribusi besar PPDI Jawa Barat di level nasional, untuk itu mari tingkat persatuan dan kesatuan dalam tubuh PPDI Jawa Barat untuk mendukung arah perjuangan selanjutnya di tingkat nasional.”

Agenda Rapimda ini sendiri dimulai setelah bakda Dzuhur dengan pembahasan ditingkat komisi, dimana didalam rapimda tersebut di bagi menjadi 2 komisi, yaitu komisi 1 tentang organisasi dan komisi 2 tentang program kerja.

Melalui beberapa pembahasan Rapimda PPDI Jawa Barat menghasilkan kesepakatan dan mendapatkan beberapa kesimpulan yaitu :

1. Evaluasi kepengurusan PPDI Jawa Barat.
2. Diusulkan Musdalub jika kepengurusan tidak kunjung membaik sampai 2021.
3. PPDI provinsi jawa barat disarankan membuka jalan menuju Gedung Sate melalui permintaan audiensi dan jika buntu, PPDI 14 kabupaten siap demo.
4. Membentuk tim bantuan hukum untuk mengawal persoalan Perangkat Desa.
5. Menjalin kerjasama dengan BJB dan pihak swasta dalam upaya pemenuhan pembiayaan.
6. Sekretariat PPDI provinsi harus ada dan aktif.
7. Alur Intruksi dari PP harus melalui provinsi sebelum ke PPDI kabupaten.




Rapat Pimpinan Daerah yang dipimpin oleh Akhamd Himawan, perwakilan dari Kabupaten Ciamis, ditutup menjelang sore hari dengan kesepakatan bahwa hasil dari Rapimda ini dilaksanakan dan disepakati hasilnya oleh semua utusan kabupaten bertujuan demi kebaikan dan kemajuan Organisasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) terutama di jawa barat, serta sinergitas yang lebih profesional dimulai dari tubuh organisasi PPDI akan mencipkatan hubungan yang harmonis dan dinamis.



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *