Perangkat Desa Belum Setor Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Gaji ? Segera Lakukan Ini

Jakarta : Subsidi gaji yang telah diluncurkan oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada Kamis (27/08/2020), telah menyasar pada 2,5 juta no rekening penerima pada tahap pertama. Adapun para pekerja yang telah menerima pada batch pertama ini, kesemuanya yang memiliki no rekening di bank himbara.

Sebagaimana disampaikan oleh Menaker, Ida Fauziah, bahwa daftar penerima pada batch pertama ini sebagai bagian dari 15,7 juta calon penerima sesuai dengan yang ditargetkan pemerintah. Sementara acuan data yang diterima dari BPJS Ketenagakerjaan baru tercapai sekitar 88% dari total keseluruhan.

Sementara itu, menindaklanjuti hasil komunikasi antara Ketua Umum PPDI, Mujito, dengan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto  terkait dengan berhak tidaknya Perangkat Desa menerima bantuan subsidi gaji ini, Ketum PPDI berharap untuk Perangkat Desa yang merasa belum terdaftar sebagai calon penerima bantuan, untuk segera berkoordinasi dengan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan setempat.

“ Tidak ada alasan bagi BPJS Ketenagakerjaan setempat untuk menolak pendaftaraan calon penerima bantuan,” Ujar Mujito. “ Selama perangkat desa sudah terdaftar dan aktip pembayaran preminya, tentu harus di daftarkan juga.”

Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan, apabila perangkat desa merasa berhak mendapatkan bantuan dan belum terdaftar atau belum setor no rekening bank ke pihak BPJS Ketenagakerjaan ;

Daftar penerima subsidi gaji Rp 600.000 beserta nomor rekeningnya harus didaftarkan oleh perusahaan pemberi kerja. Karyawan bersangkutan juga bisa meminta perusahaan pemberi kerja, dalam hal ini HRD, untuk meminta informasi tentang status kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat menerima subsidi gaji karyawan.

Artinya, pekerja tak perlu mendaftar langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Selama proses pendataan penerima bantuan Rp 600.000 untuk karyawan swasta tersebut, pihak perusahaan harus proaktif menyediakan data peserta BP Jasmsostek yang bisa menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto meminta kepada pemberi kerja atau perusahaan untuk segera menyerahkan data terkini para pekerja yang akan menerima bantuan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan (bantuan BPJS). Sampai Rabu (26/8/2020), total nomor rekening yang diterima BP Jamsostek mencapai 13,8 juta untuk pencairan BLT. Dari jumlah tersebut, data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data.

“Terkait dengan proses validasi yang cukup detail ini, kami minta kepada perusahaan untuk segera, baik yang belum mengirimkan maupun yang melakukan konfirmasi ulang, agar mengirimkan kepada kami paling lambat tanggal 31 Agustus 2020,” tegas Agus.

3 komentar untuk “Perangkat Desa Belum Setor Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Gaji ? Segera Lakukan Ini”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *