Sambangi Kemendagri, PP PPDI Perjelas Progres Dari NIPD



Jakarta – Langkah perjuangan dari Pengurus Pusat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PP PPDI) melalui Ketua Umum Mujito dan Sekretaris Jendral (Sekjen) Sarjoko, S.H , dalam kaitannya dengan persoalan perangkat desa ,seolah tiada kenal lelah.

Selepas dari agenda di OKU Timur, hari ini Kamis (22/10/2020), Kedua orang pucuk pimpinan dari organisasi terbesar di tanah air ini, kembali melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri di Gedung  Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.



Dalam kesempatan kali ini isu-isu tentang perangkat desa yang diberhentikan dan tindak lanjut dari audensi bersama Sekjen Kementerian Dalam Negeri terkait dengan regulasi yang mengatur tentang Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD), serta permintaan dari PPDI tentang pengunaan batik khusus perangkat desa.

Dirjen Bina Pemerintah Desa yang diwakili Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Drs. Aferi Syamsidar Fudail, M.Si, dan didampingi oleh Ratna Kasubdit Kepala Desa dan Perangkat Desa, menyampaikan banyak informasi terkait tindak lanjut dari audensi terakhir pada tanggal 30 Juli 2020 kemarin.




“ Untuk NIPD, sekarang ini draft rancangan regulasinya sudah dibuatkan dan posisi dalam tahap kajian dibagian hukum dan Insya Allah di awal tahun akan dilakukan semacam hearing untuk mendapatkan masukan-masukan terkait NIPD tersebut dari para pemangku kebijakan,” ujar Sarjoko melalui sambungan seluler.

“ Kita berharap nantinya bisa satu visi dengan pihak kementerian, dimana  Kemendagri sendiri sudah sepakat dengan penguatan profesi perangkat desa, “ lanjut Pria yang juga seorang sekretaris desa di Kabupaten Magelang ini.

Kunjungan ini sendiri merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dari PP PPDI untuk memantau sejauh mana hasil dari audensi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu yang lalu.  

Secara Khusus, Mujito Ketua Umum PPDI menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian khusus dari Menteri Dalam Negeri terhadap kasus-kasus pemberhentian perangkat desa, terutama dengan kasus terakhir yang mendapat atensi yaitu Aan Karyanto dari Karawang.

” Ini merupakan wujud karakter kepimpinan yang kuat dari seorang Mendagri, PPDI berharap perhatian yang sama untuk kasus-kasus pemberhentian yang masih banyak terjadi di penjuru negeri,” pungkas Mujito.



11 komentar untuk “Sambangi Kemendagri, PP PPDI Perjelas Progres Dari NIPD”

  1. Jamalludin Al Kausar

    Semangat pak ketum dan pengurus PPDI pusat untuk selalu Istiqomah memperjuangkan hak2 aparatur desa.. PPDI jaya💪

  2. Juni Aryanto. OKU TIMUR

    Semoga Pak Ketum, Pak Sekjen serta rekan² perangkat, selalu diberikan kesehatan dan ke kuatan serta kelancaran dan kemudahan dalam langkah dan segala urusan. Aaaaamiiin

  3. semoga perjuangan (daya dan upaya dgn jiwa dan raga ) yg sdh di lakukan oleh Bpk. Mujito slaku ketum PPDI + Bpk. Sarjoko Sekjend slama ini di catata sbagai amal Sholeh dan smoga slalu dlm lindungannya, Aamiin.

  4. Semoga Allah Senantiasa memberikan kesehatan dan umur yg panjang kepada yth Bpk Mujito dan Sarjoko,dan perjuangannya Mendapat Ridho dan Barokah dari Allah SWT Aamiin

  5. Semangat terus bapak ketua tangung jawab ini kami tau bukan cuma dipundakmu,tapi apalah daya kami di daerah pak🙏🙏🙏🙏🙏👍👍👍👍💪💪💪💪

  6. Rijo Santoso Abadi

    Semangat terus pak ketua umum..
    Do’a kami prades senusantara selalu mengiringi setiap langkah perjuangan bapak..
    Hanya do’a yg dapat kami lakukan karna jarak dan kondisi kami yg jauh di plosok negri yg membatasi..salam kompak selalu.💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪👍

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *