Setelah 3 Tahun, Terjawab Sudah Penyebab Perubahan Logo PPDI




Pekalongan : Logo sebuah organisasi merupakan salah satu ciri khas yang menjadi jatidiri dari organisasi itu sendiri, demikian juga dengan keberadaan logo dari PPDI.

Logo PPDI yang sekarang ini jika diteliti memang ada perubahan jika dibandingkan dengan logo PPDI diawal berdiri, secara kasat mata logo PPDI ini lebih modern dan dinamis namun tidak mengurangi makna dari logo sebelumnya.

Banyak pertanyaan muncul di berbagai lini media massa tentang perubahan logo PPDI ini, pada awal diperkenalkan di Rakornas PPDI yang berlangsung di Solo Jawa Tengah, pada medio tahun 2017.

“ Perubahan logo ini sebagai salah satu upaya untuk melaksanakan tertib administrasi organisasi, “ ujar Moh. Tahril, Pengurus Pusat PPDI sekaligus tokoh senior di PPDI.




“ PPDI dibawah kepimpinan Mujito-Sarjoko berusaha menghindari konflik dengan organisasi yang lain, dalam hal ini PPDRI yang terlebih dulu mematenkan logo tersebut,” lanjutnya. “ Jadi kami setelah mendapatkan mandate dari Ketum, langsung mendesain ulang logo PPDI tersebut.”

Moh. Tahril, Pengurus Pusat PPDI dan salah satu tokoh senior PPDI

Sebagai catatan dalam logo baru PPDI tersebut detail logo lebih diperhatikan, hal ini menjadi cerminan dari keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia, kemudian pemilihan warna yang lebih tajam dari logo sebelumnya, sehingga memberi kesan lebih bersemangat lagi.

“ Untuk desain logo yang baru, saya dibantu tim dari Puskominfo PPDI dalam pengerjaannya,” tambah Tahril yang ditemui disela-sela acara Rapimnas PPDI tahun 2020 di Pekalongan yang baru lalu.



Harapannya dengan adanya perubahan logo PPDI tersebut, juga merubah paradigma PPDI dalam perjuangannya. Harus sesuai dengan tuntutan jaman, agar dapat mengakomodir keinginan dari semua anggota PPDI dipenjuru negeri.

Berikut ini makna dan arti dari logo PPDI yang baru,

Warna biru memiliki arti kedamian, ketenangan. Dalam perjuangan Persatuan Perangkat Desa Indonesia harus dengan kedamaia,Kesabaran dan ketenangan. dapat juga dimaknai sebagai lautan yang luas sebagai gambaran bahwa wilayah Indonesia sebagian besar lautan

Bendera Merah Putih  mencerminkan jiwa nasionalis, rasa cinta terhadap bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia.




Peta Indonesia menggambarkan luasnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari sabang sampai dengan merauke

Bambu Runcing memiliki makna bahwa perjuangan perangkat desa dengan kesederhanaan seperti perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dengan menggunakan bambu runcing.

Padi Kapas bahwa tujuan dari persatuan perangkat desa Indonesia adalah memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi anggotanya dan masyarakat desa secara keseluruhan.

Bintang Lima, dalam kehidupan dan perjuangan meraih cita-cita berorganisasi selalu berlandaskan 5 sila dalam Pancasila.




Tulisan Perangkat Desa Indonesia sebagai identitas organisasi, dan keberadaan dari rantai besi sebagai symbol bahwa perangkat desa yang tergabung dalam PPDI memiliki semangat  dan tekad yang kuat bagaikan kuatnya rantai besi yang melingkar, sekaligus melambangkan rasa persatuan serta jiwa korsa yang kuat diantara perangkat desa seluruh Indonesia.

Tulisan tahun 2006 sebagai pertanda bahwa Persatuan perangkat desa Indonesia berdiri pada tahun 2006.

Secara umum logo Persatuan Perangkat Desa Indonesia memiliki arti bahwa Perangkat Desa di Seluruh Indonesia memiliki satu tekad dan tujuan yang kuat untuk meraih kesejahteraan dan kemakmuran baik untuk perangkat desa itu sendiri maupun untuk masyarakat disekitarnya.

Perangkat Desa yang memiliki semangat berbangsa dan bernegara, dalam mencapai tujuannya akan selalu berlandaskan sila-sila Pancasila dan akan selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam negera kesatuan republik Indonesia yang tersebar mulai dari sabang sampai dengan merauke.




Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *