Sukseskan Visi Dan Misi Pemkab Lebak, DPMD Latih Perangkat Desa

RANGKASBITUNG – Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lebak melaksanakan Pelatihan Aparatur Pemerintah Desa Dalam Bidang Manajemen Bagi Perangkat Desa Baru bertempat di BLK-LPP Cisalak Baru, Lebak, Senin (28/10/2019).

Pelatihan itu dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan, dan perilaku perangkat desa baru dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga : Menkeu Pastikan Siltap Perangkat Desa Seluruh Indonesia Naik

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 4 hari, yakni 28 hingga 31 Oktober 2019 dan diikuti oleh 100 orang Perangkat Desa Baru dari 28 Kecamatan Di Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Lebak Dede Jaelani mengatakan dengan makin meningkatnya anggaran desa dan membesarnya kewenangan desa, maka Pemkab Lebak terus berupaya meningkatkan kapasitas organisasi dan manajemen pemerintahan desa.

Lebih lanjut Dede menjelaskan pemerintah desa adalah unsur utama desa, yang diharapkan mampu menggerakan unsur desa lainnya melalui pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat, serta unsur wilayah melalui kegiatan pembangunan penggalian dan pengembangan potensi desa yang ada di wilayahnya.

“Pelatihan ini merupakan modal dasar dalam membentuk sumberdaya manusia yang kompeten di desa. Untuk itu materi pelatihan akan dikonsentrasikan pada pembentukan sikap dan perilaku kerja, meliputi materi pengajaran pelatihan dan pengasuhan,” kata Dede.

Terakhir, Dede mengajak seluruh perangkat desa khususnya para peserta pelatihan, untuk turut serta menyukseskan visi misi Pemerintah Daerah Lebak, menggali potensi wisata desanya masing-masing sebagai pemantik peningkatan pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

Baca juga : Akhirnya Perangkat Desa Ngawi Terima Rapelan Siltap Setara PNS 2A

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak, Rusito, menjelaskan para peserta pelatihan akan di evaluasi dan dinilai berdasarkan 3 aspek, yaitu aspek sikap dan prilaku, aspek keterampilan dan aspek pemahaman materi.

“Kami berharap para peserta pelatihan agar serius dan sungguh-sungguh mengikuti setiap materi pengajaran dan pengasuhan,” kata Rusito.

Sumber berita

Berita terkait :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *