Tragis, 13 Bulan Perangkat Desa Konawe Belum Gajian

Konawe – Penghasilan tetap (Siltap) para Kades dan perangkat desa se Kab-Konawe, sudah 13 bulan belum di bayarkan dari tahun 2018 hingga desember 2019.

Terkait hal tersebut, Ketua Aliansi Suara Rakyat Sulawesi Tenggara (ALSURAT) “Hendriawan membenarkannya.

Hendriawan, menyatakan hal itu kepada Media ini Senin, (30/12). “Memang benar, untuk Siltap pada Tahun 2018 dan Desember 2019, sejak Januari sampai Desember 2019 belum dibayar,” jelasnya

Hal itu terungkap ketika beberapa Aparat menyampaikan langsung Kepada Ketua Aliansi Suara Rakyat berapa hari yang lalu.

Sehingga Berdasarkan dari hasil laporan itu,Aliansi Suara Rakyat ( ALSURAT) akan menggerudug Kantor Bupati Konawe untuk mempertanyakan soal ini.Ada Apa sebenarnya,ungkapnya

Lanjut di katakan “Kita akan gerudug Kantor Bupati minta penjelasan,” jelas Hendriawan.

Sejumlah perangkat desa dan Aparat Se Kab Konawe sudah sering kali mengeluhkan hal ini . Kata salah satu Aparata“Memang belum dibayar 13 bulan. Kita juga tidak tahu apakah Pemkab mau membayar atau tidak,” jelas salah satu aparat Desa ini yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, jika Siltap akan cair, biasanya Dinas PMD meminta kepada Kades dan Lurah untuk membuat proposal pencairan. “Dan biasanya paling lama tanggal 10 sudah cair. Ini sudah 13 bulan tidak ada kejelasan,” jelasnya.

Sebelumnya, tunggakan Siltap, yang di Duga mencapai Angka Puluhan Milyaran ini terhitung dari 2018 hingga Desember 2019 Se Kab Konawe, pada akhir 2018 tidak dibayarkan berlanjut hingga Desember 2019 juga sampai saat ini belum ada kejelasan, sudah terhitung tiga belas bulan.

Sementara itu Ka.BPKAD Konawe Senin,30/12,saat berusaha di Konfirmasi untuk di mintai Tanggapanya tidak ada di tempat,selalu sibuk

Bahkan,mantan Ketua HMI LA Songo. inipun juga ikut angkat bicara,dia menduga ini Kalau tidak jelas seperti itu patut di duga telah di korupsi.jelasnya
Kalau sudah di Demo juga tidak ada tanggapan sebaiknya di laporkan saja Ke KPK RI,tuturnya

Hingga Berita ini di muat pihak media ini masih terus melakukan upaya konfirmasi kepada Pihak Terkait untuk perimbangan Pemberitaan

sumber berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *