Wajah Baru Pimpin PPDI Lebong, Siapkan Gebrakan Untuk Kesejahteraan Perangkat Desa




Bengkulu-Puskominfo, Musyawarah Kabupaten Organisasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu mendudukan Sandi Dianata sebagai pemimpin PPDI Kabupaten Lebong untuk 5 tahun yang akan datang, acara tersebut di gelar hari minggu 20 September 2020 di Kabupaten lebong.

PLT Ketua PPDI Lebong dan juga wakil ketua 4 PPDI Provinsi Bengkulu Marledo mengatakan memang benar kami sudah mengadakan musyawarah untuk menentukan Ketua dan Pengurus PPDI Lebong, alhamdulilah kegiatan berjalan dengan lancar dan Sandi terpilih menjadi Ketua PPDI Lebong.

Lebih jauh ia mengatakan memang benar hampir 6 bulan saya menyandang PLT PPDI Lebong, karena organisasi ini butuh sosialisasi dan juga organsasi ini memang kemauan kawan-kawan baru terbentuk saat ini, mengapa tidak organisasi Persatuan perangkat Desa Indonesia (PPDI) bukan organisasi yang menjadi tapi itu timbul dan datang dari parades semua, tidak sama halnya dengan organisasi lain memang organisasinya mencari kader untuk duduk do organisasi, tapi kalau PPDI paradesnya yang mencari untuk tempat berlindung dan wadah ujarnya.

Sementara itu Ketua PPDI Lebong terpilih Sandi Dianata mengatakan Inysa Allah saya siap menjalankan tugas ini dengan baik, saya mohon dukungan dan nasehat dari semua pihak apa lagi saya masih muda dan bidang organisasi ini masih banyak belajar, intinya saya siap mengemban amanah ini, apa lagi kami di lebong Organisasi PPDI ini belum begitu menggeliat ke parades lebong tidak sama halnya denga kabupaten lain.



Langkah awal saya adalah mengajak teman-teman parades lebong bagaimana wadah kita ini bia kita pergunakan dengan baik dan wadah ini bisa kita tempat rumah kita, wadah kita sudah ada maka saya mengajak teman-teman semua mari kita masuk kerumah kita ini yaitu PPDI Kabupaten Lebong, banyak perjuangan kita belum tercapai, apa lagi di Lebong PP 11 Tahun 2019 hanya semboyan bagi kita, kabupaten lain di Provinsi Bengkulu sudah menikmati kita parades di Lebong masih semboyan dan cerita dongeng zaman dahulu. Kita melihat dan berdiskusi dengan kabupaten lain, mereka sudah menikmati karena mereka sudah kompak PPDI nya, maka di lebong jika kita kompak insya Allah bisa.




Belum lagi tentang pemecatan sepihak tidak sesuai dengan Prosedur Permendagri nomor 67 Tahun 2017, kita melihat Kabupaten Kepahiang di berhentikan kepala Desa di kembalikan oleh Bupatinya, Kabupaten Benteng dan Kabupaten seluma juga begitu saya tanya resepnya ada yaitu kekompakan pengurus dan Anggota PPDI nya, dan tak kalah penting kita mengikat hubungan harmonis dengen pemerintah setempat terutama Bupati, DPR dan Dinas DPMD. Sekali lagi mari kita masuk ke wadah kita ini dengan baik dan satukan tekad kita bahwa parades kita sejahtera dan terlindungi insya allah organisasi kita berkembang pesat.

Rakor sederhan PPDI Kab Lebong

Ketua PPDI Provinsi Bengkulu Ibnu Majah Amd. Kom mengatakan, khusus Kabupaten Lebong adalah kabupaten penutup dan terakhir terbentuk PPDI nya, kami di Provinsi Bengkulu ada 9 Kabupaten dan 1 Kota, karena kota Bengkulu tidak ada desa maka 9 Kabupaten tersebut sudah terbentuk semuanya dan alhamdulilah kabupaten lebong menjadi Kabupaten terkahir bentuk pengurusnya, ini bukti bahwa Organisasi PPDI di Provinsi Bengkulu selalu di hati parades.



Lebih jauh ia mengatakan kami di Bengkulu ada sekitar kurang 14 Parades wajib kami lindungi dengan wadah kami yaitu PPDI, memang masih banyak beban berat kami terutama tentang kesejahteraan dan pemberhentian parades sepihak, sampai saat ini masih ada yang belum di kembalikan oleh kepala desa dan berjuang di PTUN dan masih ada kabupaten menerapkan PP 11 Tahu 2019 dan perjuangan yang belum tercapaikan yaitu NIPD, maka saya menghimbau teman parades dan Pengurus PPDI di Provnsi Bengkuli dan Kabaten di Provinsi Bengkulu, mari satukan tekad kita jalin kerjasama yang baik untuk membangun wadah kita. Jaga kebersamaan dan persatuan sesama kita insya Allah kita akan tetap solid ujarnya (Wangki)




Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *