PABPDSI Minta Revisi UU Desa Jangan Mematikan Peran BPD

CIANJUR – Pelemahan atas fungsi, kewenangan dan hak lembaga BPD adalah pengkhianat terhadap hak-hak masyarakat desa untuk berdaulat secara demokrasi pada pengawasan kinerja pemerintah desa.

Seperti dilansir dari jabarnews.com, hal tersebut disampaikan Pengurus Badan dan Lembaga Otonom PABPDSI Jawa Barat, (Bantuan Hukum BPD) Kohar Effendi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/6/2021).

Menurut Kohar, desa tidak lagi otonom dalam mengurus kebutuhannya sendiri. Ujung-ujungnya pemerintahan desa hanya bisa diawasi dari atas yang berarti membuka seluas-luasnya peluang terjadinya korupsi di desa.

“Alih-alih memberikan penguatan kepada BPD dan masyarakat agar pembangunan desa dapat diawasi dari semua jendela, revisi UU nomor 6 tahun 2014 (UU Desa),” jelasnya.

Ia mengungkapkan, justru menghapus hak kelembagaan BPD untuk mengawasi dan meminta keterangan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Tidak hanya itu, masih papar Kohar, hak kelembagaan BPD untuk menyatakan pendapat pun ikut terhapus bersamaan dengan hak untuk mendapatkan biaya operasional.

“BPD hendak dibikin menjadi buta, tuli, lebih parah lagi lumpuh kaki dan tangan. BPD tidak lagi dapat berdiri sebagai Penjaga aturan di desa,” akunya.

Masih ujar Kohar, pelemahan kelembagaan BPD dalam Revisi UU ini, tidak salah lagi, merupakan upaya untuk melanggengkan acara korupsi Dana Desa (DD) secara massiv. Penghapusan tunjangan bagi anggota BPD jelas memiliki tendensi untuk membunuh secara perlahan peran BPD dalam pemerintahan desa.

“Menyurutkan moral dan menghapus secara keseluruhan pengawasan pemerintahan desa oleh masyarakat desa,” tegasnya.

Hal ini tidak dapat dibiarkan, Kohar menambahkan, BPD dan semua komponen masyarakat desa di seluruh Nusantara harus segera dan secara tegas serta bersama-sama menyatakan sikap.

“Artinya menolak revisi UU nomor 6 tahun 2014,” pungkasnya

About admin

Check Also

Resmi, Pemkab Mukomuko Pastikan Pelantikan Perpanjangan Masa Jabatan 148 Kepala Desa Di Oktober 2024

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah memutuskan untuk memperpanjang masa jabatan 148 kepala …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *