Berita,  Berita Daerah

Pastikan Berjalan Lancar, Bupati Jember Pantau Pelaksanaan Test Seleksi Perangkat Desa




NGANJUK – Sebanyak 116 Desa di Kabupaten Nganjuk menggelar seleksi untuk memperebutkan 288 formasi perangkat Desa.

Seleksi Perangkat Desa yang digelar secara serentak di setiap Kecamatan tersebut dipantau langsung Pemkab Nganjuk.

Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidhayat mengatakan, seleksi perangkat Desa tersebut sesuai aturan menjadi kewenangan panitia di masing-masing Desa yang membuka rekrutmen perangkat.

Posisi Pemkab Nganjuk sendiri sebatas memantau dan menjaga agar kondisi aman serta tidak ada keributan.



“Yang jelas, pelaksanaan seleksi perangkat Desa harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan secara ketat,” kata Novi Rahman Hidhayat ditengah kunjunganya ke lokasi selekasi perangkat Desa di SMP Negeri 1 Loceret Nganjuk, Kamis (6/5/2021).

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, dalam kunjungan memantau pelaksanaan seleksi perangkat Desa tersebut pihaknya menerima laporan tentang adanya peserta yang tidak hadir dalam seleksi.

Di samping itu, ada satu peserta yang positif corona dan langsung dilakukan isolasi dan mengikuti seleksi dari rumah singgah

Hal itu sebagai pemenuhan hak peserta untuk tetap dapat mengikuti seleksi perangkat Desa meski tidak bisa hadir di lokasi seleksi.



“Itu temuan yang kami jumpai dalam pelaksanaan seleksi perangkat Desa kali ini, dan itu kami kira sebagai kasus wajar,” ucap Novi Rahman Hidhayat.Disamping itu, ungkap Novi Rahman Hidhayat, pihaknya telah meminta kepada segenap panitia seleksi perangkat Desa untuk profesional dan transparan dalam menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.

Yakni dengan tidak main mata, tidak menjalankan praktek transaksional untuk meloloskan seorang peserta seleksi perangkat Desa, serta memberikan keputusan transparan yang adil kepada semaunya.

“Tentunya risiko harus diterima panitia sendiri apabila ada tindakan curang dan tidak adil, Pemkab dalam hal itu tidak memiliki kewenangan,” tandas Novi Rahman Hidhayat.



Dan bagi peserta seleksi perangkat Desa, tambah Novi Rahman Hidhayat, pihaknya berharap untuk legowo bila gagal dan mendukung yang lolos menjadi perangkat Desa.

Karena bagaimanapun, semangat kebersamaan harus bisa diciptakan demi kelangsungan jalannya roda pemerintahan Desa untuk melayani masyarakat.

“Itu pesan kami agar dari seleksi perangkat Desa kali ini tidak ada persoalan dan kondusifitas wilayah tetap dijaga dengan baik,” tutur Novi Rahman Hidhayat.

sumber berita



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *