PPDI JabarAya “Gasskeun” Satu Suara Menuju Silatda

H-1 menjelang Silaturahmi PPDI JabarAya, pengurus propinsi sebagai koordinator aksi lapangan terus mempersiapkan segala hal terkait teknis pelaksanaan kegiatan besok.

Seusai acara Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa yang digelar DPMD Pemerintah Propinsi Jawa Barat disampaikan kesiapan dari kabupaten-kabupaten dari wiklayah Pasundan ini untuk berpartipasi dalam agenda yang digelar di seputaran Gedung Sate Bandung, besok Senin (06/12).

“ Alhamdulillah untuk proses perijinan juga sudah keluar, rekan-rekan dari kabupaten juga sudah menyampaikan siap untuk berpartisipasi dalam silatda besok,” ujar Dede Wahyu melalui pesan singkatnya.

“ Terkait dengan penolakan dari beberapa ketua kabupaten seperti berita yang beredar sebelumnya, itu sifatnya pernyataan pribadi saja,”tambah Kang Dewa, sapaan akrabnya.

“ Meski dalam acara Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa Jawa Barat tadi sudah disampaikan jawaban terkait isu-isu oleh DPMD, tapi PPDI Jawa Barat tetap akan melaksanakan aksi Silatda,” imbuhnya.

Seperti ditulis dalam berita sebelumnya, bahwa Pemprop Jawa Barat telah menyetujui kenaikan anggaran untuk tunjangan perangkat desa yang bersumber dari bantuan propinsi, sementara terkait dengan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) telah disampaikan melalui Satria Gunawan, S.E, M.M, Kasubdit Kewenangan Desa Direktorat Penataan Dan Administrasi Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri.

Sementara isu-isu yang menjadi tema utama dalam agenda silatda besok setidaknya sudah mendapatkan jawaban dalam acara tersebut, namun hal ini tidak menjadikan alasan bagi Pengprop PPDI jawa Barat sebagai penanggungjawab kegiatan untuk kemudian membatalkan acara.

“ PPDI Jabar satu komitmen, (silatda) tetap lanjut, gasskeun !” ujar Kang Dewa.

Hal senada diungkapkan oleh Suharni, S.Sos, Ketua PPDI Kuningan, Jawa Barat, bahwa agenda silatda besok juga sebagai sarana penyampaian tuntutan terkait dengan antisipasi kasus-kasus pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa yang bisa saja terjadi di Jawa Barat.

“ Apalagi paska pilkades, masih saja terjadi kasus-kasus terkait jabatan perangkat desa,” kata Suharni, “ Ditambah dengan kasus saudara kita di Sabajaya, Karawang, yang sampai sekarang ini belum ada titik akhirnya, hal semacam ini yang menjadi keprihatinan kita”.

“ Pada prinsipnya kita bertekad mensukseskan gelaran akbar PPDI Jabaraya besok, yang terpenting untuk semua peserta SIlatda patuhi prokes, jaga diri dan keselamatan masing-masing,” kata Suharni menutup obrolan.

About admin

Check Also

Resmi, Pemkab Mukomuko Pastikan Pelantikan Perpanjangan Masa Jabatan 148 Kepala Desa Di Oktober 2024

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah memutuskan untuk memperpanjang masa jabatan 148 kepala …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *