Sikapi Pemberhentian Perangkat Desa Pasca Pilkades, PPDI Serang Intens Komunikasi Dengan Berbagai Pihak

SERANG – Tujuh perangkat Desa Sumuranja, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang Banten mengaku diminta mengundurkan diri dari jabatannya.Tujuh perangkat Desa Sumuranja, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang Banten mengaku diminta mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal tersebut dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) terpilih serentak yang diikuti 144 desa se-Kabupaten Serang pada 2021 lalu. Pemberhentian perangkat desa tersebut tertuang dalam surat rekomendasi Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah Nomor 141.4/ 293/ DPMD yang ditujukan langsung kepada Camat Kecamatan Pulo Ampel tentang pemberhentian perangkat desa.

Perwakilan perangkat desa yang diberhentikan, Luky Sosiawan mengatakan bahwa dirinya dan rekan kerja lainnya diminta mengundurkan diri. Menurutnya hal ini otomatis membuat para perangkat desa yang diminta mengundurkan diri menjadi tidak nyaman. Lantaran pihak kepala desa pun mendatangkan 15 orang suruhannya menempati kantor desa tersebut.

Ketujuh perangkat Desa Sumuranja dan Banyuwangi Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang diberhentikan secara sepihak.  Kasi Pemerintahan, Kasi Pelayanan, Kasie Kesejahtraan, Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, Kaur Tata Usaha dan Umum dan Staf BerNRPD.

Sementara itu Hendra Saputra, Ketua PPDI Kab Serang menyampaikan bahwa ketujuh rekan perangkat desa yang diberhentikan tersebut belum menyampaikan secara pribadi terkait masalah yang dihadapi.

“ Kami (PPDI Serang) sedang mempelajari akar permasalahan tersebut, karena dari informasi yang kami dapat ada unsur ketidaknetralan dalam ajang pilkades beberapa waktu yang lalu,” ujarnya ketika dihubungi melalui sambungan seluler.

“ Sedari awal kami sebenarnya sudah menekankan kepada anggota PPDI untuk tidak terlibat dalam politik praktis ditingkat desa, karena sesuai dengan regulasi hal tersebut dilarang,” tambahnya.

“ PPDI Serang sejauh ini berusaha untuk meminimalisir efek pilkades termasuk pemberhentian perangkat desa, salah satunya berkomunikasi dengan berbagai pihak baik dengan Bupati dan Dinas PMD, hal ini kami tempuh dalam upaya memberikan yang terbaik untuk rekan-rekan perangkat desa di Serang,” pungkasnya.

About admin

Check Also

Parah! Selain Berhentikan 19 Perangkat Desa, Kades Di Jenoponto Ini Juga Segel Kantor Desa

JENEPONTO – Sеbаnуаk 19 perangkat dеѕа diduga dіbеrhеntіkаn ѕесаrа ѕеріhаk оlеh Kepala Dеѕа (Kаdеѕ) Bоrоngtаlа, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *