SILAPOT, Sisi Lain Pamong Tegal Yang Komit Dibawah Panji-panji PPDI

Tegal – Ada satu hal menarik jika membaca kata SILAPOT di wilayah Kabupaten Tegal, forum silahturahmi dan komunikasi antar perangkat desa yang terbentuk pada tanggal 11 Juli 2017 yang lalu ini senantiasa mewarnai dinamika perangkat desa semenjak pendiriannya.

Nama-nama perangkat desa senior di kawasan Kabupaten Tegal seperti Carto, Eko Winarno, Zaimudin, Asmawi, Bambang Darsono, Nasrullah, M. Toha, dan Nurwibowo, menjadi pelopor kebangkitan perangkat desa Tegal melalui forum yang diberi nama Sisi Lain Pamong Tegal tersebut.

Seperti disampaikan oleh Khasanah, Kaur Keuangan Desa Karangdawa Kecamatan Margasari yang juga aktip dalam kegiatan Silapot, forum ini awalnya hanya grup nongkrong dari perangkat desa se-kabupaten Tegal  yang merasa lebih familiar satu dengan yang lain diantara ruang lingkup perangkat desa.

“ Kegiatan rutin yang sudah menjadi agenda adalah silahturahmi bulanan antar anggota yang diselingi dengan arisan,”ujar Khasanah yang dihubungi melalui sambungan seluler.

“ Kemudian secara perlahan Silapot mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial seperti pengumpulan donasi yang diserahkan kepada korban bencana alam di wilayah Kabupaten Tegal,” sambungnya.

Kehadiran Silapot ini sendiri dirasakan sangat positip oleh sebab itu respon yang positip pula datang dari berbagai pihak dengan kehadiran forum ini.

Ketika ditanya terkait afiliasi forum Silapot dengan PPDI sendiri, Khasanah menjelaskan bahwa forum silapot ini sangat mendukung PPDI dibawah kepimpinan Mujito sebagai Ketua Umum dan Sarjoko yang duduk sebagai Sekjen.

“ Memang di Tegal sendiri terjadi dualisme organisasi perangkat desa, tapi Silapot mendukung sepenuhnya PPDI sebagai organisasi yang menaungi pamong-pamong desa di Tegal, “ lanjut Khasanah.

“ Ini dapat kami buktikan dengan kehadiran SIlapot dalam setiap event atau kegiatan yang digelar PPDI baik dalam skala regional maupun nasional, “ tegas perangkat desa yang selalu terlihat segar ini.

Secara tegas, Silapot juga menolak kehadiran organisasi lain yang memiliki kesamaan seperti PPDI, meski itu didukung oleh tokoh-tokoh senior perangkat desa di Tegal. Bahkan adan visi dan misi khusus dari Silapot untuk menyolidkan perangkat desa Tegal dalam naungan bendera PPDI, bukan organisasi lain.

“ Untuk itu, kedepan kami fokuskan dalam pendirian basecamp Silapot sebagai sentra kegiatan kami dengan harapan semua aktivitas keorganisasian perangkat desa di Tegal dapat ternaungi dibawah panji-panji PPDI, “ pungkas Khasanah menutup pembicaraan.

About admin

Check Also

Sosialisasi Dan Public Hearing UU Desa, Gubernur Bengkulu Sebut Desa Bersatu Bisa Menjadi Mitra Pemerintah

BENGKULU – Gubеrnur Bеngkulu, Rоhіdіn Mersyah, mеnеkаnkаn pentingnya penyebaran informasi mеngеnаі Undang-Undang Desa Nоmоr 3 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *